Final Result MotoGP Le Mans 2012 – Wet Race, Lorenzo Juara, Rossi pun dapat Podium Dua

Kondisi sirkuit basah karna didera hujan sebelum race dimulai membuat balapan menjadi seru, juga memberi peruntungan bagi sebagian pembalap dan menjadi hal yang buruk bagi pembalap yang lain.

Bagi Lorenzo, berbekal motor Yamaha YZR M1 dengan sasis dan handling yang superior diatas motor-motor lain, nampaknya begitu sangat menguntungkan di kondisi ini. Kelemahan motor tersebut untuk urusan top speed tertutupi karena dalam kondisi motor seperti ini top speed tidak akan bisa digunakan secara maksimal oleh semua jenis motor manapun. Yang paling penting adalah bagaimana sasis dan handling bekerja dengan baik meminimalisir chatter sehingga proses cornering bisa mulus dalam kondisi wet. Nah, performa yang demikian semakin sempurna ketika dipadu dengan pembalap yang punya strategi, fokus, pintar dan kuat seperti Lorenzo. Maka pantas lah ia menjadi juara. Sedangkan dua pembalap lain yang menggunakan motor serupa (Dovizioso dan Crutclow) mengalami bad luck karena crash, nampaknya kedua pembalap ini kurang bersabar sama-sama ingin mengecap podium bersejarah yang pertama kali buat mereka. Tapi hasilnya malah crash, beruntung masih bisa bangkit lagi untuk melanjutkan lomba.

Bagi Repsol Honda, problem chatter yang sudah dikeluhkan sejak awal benar-benar menjadi halangan besar bagi dua pembalapnya. Pedrosa harus melorot ke posisi 6, meski akhirnya bisa maju ke posisi 4 karena dua pembalap di atasnya jatuh. Sedangkan Stoner yang biasanya mampu meminimalisir problem chatter di kondisi kering, kali ini harus puas dan senang berada di posisi ke tiga. Sebelumnya sempat lama berada di posisi kedua namun melalui battle yang sangat seru dengan Rossi akhirnya berkat kematangan Rossi, Stoner harus puas finish di tempat ketiga. Hal ini juga sekaligus membuktikan bahwa terlepas dari kondisi motor Ducati yang pesakitan di trek kering, Rossi tetaplah pembalap kuat dan tangguh sebagai pemilik 7 kali juara dunia MotoGP.

Tentunya Rossi sangat senang dengan hasil ini, karna ini adalah podium pertamanya di musim ini dan capaian terbaiknya bersama Ducati selama dua tahun berjalan ini.

Hasil GP Prancis 2012
1. Jorge Lorenzo Yamaha 49m39.743s
2. Valentino Rossi Ducati + 9.905s
3. Casey Stoner Honda + 11.298s
4. Dani Pedrosa Honda + 29.361s
5. Stefan Bradl LCR Honda + 32.477s
6. Nicky Hayden Ducati + 32.842s
7. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha + 59.759s
8. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 1m05.152s
9. Hector Barbera Pramac Ducati + 1m07.846s
10. Alvaro Bautista Gresini Honda + 1m13.193s
11. James Ellison Paul Bird Aprilia + 1m26.663s
12. Mattia Pasini Speed Master Aprilia + 1m27.633s
13. Aleix Espargaro Aspar Aprilia + 1 lap
14. Michele Pirro Gresini FTR-Honda + 1 lap
15. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki + 1 lap
16. Ben Spies Yamaha + 1 lap
17. Chris Vermeulen Forward Suter-BMW + 2 laps
18. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki + 2 laps

Gagal Finis

Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 24 laps
Randy de Puniet Aspar Aprilia 22 laps
Karel Abraham Cardion Ducati 11 laps

Rossi Membantah dirinya akan Pensiun

Sebagaimana yang telah saya tulis di artikel di sini bahwa Rossi akan segera pensiun di akhir musim ini, ternyata Vale segera membantah rumor yang diangkat oleh media Inggris, Telegraph tersebut di akun twitternya sebagai berikut: “Ciao guys! Rumor pensiunku di akhir musim tidak benar. Sampai jumpa di Le Mans,”

Well… Dengan adanya pernyataan langsung dari Rossi tentu hal ini menguatkan pernyataan sebelumnya yang pernah ia ungkapkan: “Saya datang ke sini pada akhir tahun 2010 dengan rencana membalap selama dua tahun dan mencoba untuk menang bersama Ducati. Tapi, tampaknya itu sulit. Tapi, saya ingin tinggal selama dua tahun lagi.”

Di satu sisi, Telegraph mengakui mendapatkan kabar rencana pensiunnya Rossi dari sumber yang terpercaya bahwa Rossi sudah berbicara kepada ayahnya, Graziano dan manajernya, Davide Brivio mengenai hal itu.

Apakah perubahan ini terjadi karena Rossi mulai merasa ada perkembangan signifikan dari motor Ducati Desmosedici GP12-nya di race MotoGP Estoril, Portugal beberapa hari lalu, atau memang kabar ini hanyalah issue belaka. Tapi yang jelas keberadaan Rossi tentu memberi warna yang jauh lebih indah dalam persaingan MotoGP daripada tanpanya, sekaligus menjadi hiburan terus bagi yang masih menggemari sang legenda hidup MotoGP tersebut.

Sumber: DetikCom

Rossi akan Pensiun…???

Sebuah kabar mengejutkan dirilis Detikcom berdasar sumber dari media Inggris, Telegraph yang menyebutkan bahwa Valentino Rossi, sang legenda hidup MotoGP akan pensiun di akhir musim 2012 ini.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan keputusan itu dibuat. Pertama adalah Ducati yang tak kunjung menemukan performa yang kompetitif menghadapi lawannya. Hal ini demi menjaga pamor Rossi semakin terpuruk lagi. Terlebih lagi Audi yang baru saja mengakuisisi Ducati tak memiliki dana untuk membuat motor yang mampu bersaing dengan Honda dan Yamaha. Sedangkan Philip Moris yang menjadi sponsor utama Ducati dikabarkan sudah over budget

Alasan yang lain adalah; Jerry Burgess yang merupakan teknisi kepercayaan Rossi sejak ia masih memperkuat Honda juga dikabarkan akan hengkang.

Sejauh mana kebenaran berita ini, hanya Rossi sendiri yang bisa memastikan. Yang jelas bila memang ia benar-benar pensiun maka ekspektasi jutaan penggemarnya agar ia kembali pada performa puncaknya harus dikubur. Dan tinggal menjadi cerita bahwa Vale adalah seorang pembalap besar dalam sejarah MotoGP yang telah menjuarai 7 kali MotoGP dengan dua motor yang berbeda (Honda dan Yamaha).

We’ll see….

Qualification Result MotoGP Ceko – Duel Sengit Honda vs Yamaha

pole pertama buat Pedrosa di musim 2011

Melihat urutan hasil kualifikasi GP Ceko khusunya urutan 1-4 terlihat sekali akan terjadi pertarungan sengit antara motor-motor dari tim Repsol Honda yang dikawal oleh Pedrosa dan Stoner dengan tim Yamaha yang diperkuat oleh Lorenzo dan Spies. Kedua tim ini selang-seling mengisi pembalapnya di urutan terdepan start untuk race besok. Bila memperhatikan result dan top speed yang dicapai masing-masing pembalap, mungkin kita dapat menyimpulkan pembalap-pembalap honda mengandalkan performa motor yang unggul sehingga top speed mereka terlihat cukup signifikan dibanding pembalap Yamaha, sedangkan pembalap Yamaha dengan top speed yang masih dibawah Honda namun masih bisa bersaing hingga menempatkan pembalapnya di posisi kedua dan empat merupakan bukti pengoptimalan handling dan braking khususnya ketika melibas tikungan.

Pedrosa memiliki sugesti yang besar untuk membuktikan bahwa dirinya sebenarnya layak untuk menjadi juara dunia meskipun kemungkinan itu kecil untuk tahun ini terkait cedernya yang lalu. Lorenzo tidak punya pilihan harus menang dan menang demi mempertahankan gelar juara dunianya terlebih dia terpaut 20 poin dari pimpinan klasemen sementara Casey Stoner. Stoner sendiri pun tak ingin lengah sedikitpun di tiap race-nya sebelum posisinya benar-benar aman untuk meraih gelar juara dunia motogp untuk kedua kalinya. Sedangkan Spies mulai semakin matang dan klop bersama tim pabrikan sehingga mau tidak mau dia harus menunjukkan hasil yang senantiasa maksimal, terlebih ia sendiri punya target pribadi menyalip Rossi di posisi klasemen.

Rossi Konsisten

Pada seri kali ini Rossi terlihat konsisten semenjak sesi latihan bila dibandingkan seri-seri sebelumnya sehingga dia berhasil meraih posisi kelima. Tentu hasil ini memberi kepercayaan yang besar buatnya untuk kembali bertarung di papan atas bermodal nama besar dan skill mumpuni yang dimilikinya. Maklumlah bila pada seri-seri sebelumnya ia selalu start pada urutan yang buruk namun mampu melewati beberapa pembalap di depannya, maka kali ini ia berharap bisa melakukan hal serupa meski tantangan kali ini lebih berat, paling tidak Simoncelli dan Spies lah yang akan menjadi lawannya kali ini.

Hal yang nampak sebaliknya dari konsistensi Rossi adalah Dovizioso dan Karel Abraham. Dovizioso harus puas start di posisi ketujuh yang tidak seperti biasanya paling tidak ia selalu berada di grid kedua. Sedangkan pembalap tuan rumah (Karel Abraham) tampak ironis di kandangnya sendiri harus start dari posisi buncit.

Sementara itu, Suzuki gagal menampilkan dua pembalapnya di race kali ini setelah John Hopkins cedera pada sesi latihan dan dipastikan tidak bisa mengikuti race kali ini.

Berikut Hasil Lengkapnya:

CARDION AB GRAND PRIX CESKÉ REPUBLIKY

MotoGP Qualifying Practice Classification 2011 

Brno, Saturday, August 13, 2011

Pos. Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time Gap 1st/Prev.
1 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 298.0 1’56.591
2 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 291.4 1’56.704 0.113 / 0.113
3 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 295.5 1’56.860 0.269 / 0.156
4 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 289.3 1’57.178 0.587 / 0.318
5 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 291.5 1’57.351 0.760 / 0.173
6 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 289.9 1’57.367 0.776 / 0.016
7 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 295.6 1’57.442 0.851 / 0.075
8 5 Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 291.7 1’57.676 1.085 / 0.234
9 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 289.4 1’57.721 1.130 / 0.045
10 7 Hiroshi AOYAMA JPN San Carlo Honda Gresini Honda 294.8 1’57.784 1.193 / 0.063
11 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 290.9 1’57.797 1.206 / 0.013
12 24 Toni ELIAS SPA LCR Honda MotoGP Honda 294.3 1’58.245 1.654 / 0.448
13 8 Hector BARBERA SPA Mapfre Aspar Team MotoGP Ducati 295.6 1’58.273 1.682 / 0.028
14 19 Alvaro BAUTISTA SPA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki 295.6 1’58.274 1.683 / 0.001
15 14 Randy DE PUNIET FRA Pramac Racing Team Ducati 289.2 1’58.889 2.298 / 0.615
16 65 Loris CAPIROSSI ITA Pramac Racing Team Ducati 290.0 1’58.938 2.347 / 0.049
17 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 292.5 1’58.946 2.355 / 0.008
21 John HOPKINS USA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki

Kata Rossi: Stoner Lebih Cepat, Lorenzo Lebih Kuat

GILAMOTOR.com. – Musim balap MotoGP 2011 mungkin sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya bagi pebalap asal Italia, Valentino Rossi. Jika dulu dia berjuang untuk memperebutkan gelar juara dunia, tapi tahun ini sepertinya dia berjuang untuk menemukan formula setingan terbaik untuk Ducati Desmosedici GP11 yang masih sulit bersaing di barisan depan.

Rossi tak mungkin bersaing untuk menjadi juara dunia MotoGP 2011, namun dia mengakui bahwa dia masih sangat tertarik dan bersemangat untuk menyaksikan pertarungan antara Casey Stoner dan Lorenzo.

Stoner telah meraih 5 kemenangan dari 10 seri yang sudah berjalan. Kemenangan terakhirnya diraih di Laguna Seca pekan lalu yang membuatnya terus memimpin klasemen dengan selisih 20 poin dari Lorenzo.

Rossi yang saat ini masih berjuang untuk mengembangkan Ducati GP11.1 dan bersaing untuk meraih podium mengatakan, “Bagi ku kejuaraan masih terbuka dan saya pikir Stoner sedikit lebih cepat tetapi Jorge Lorenzo juga sangat cepat dan sangat kuat secara mental,” aku Rossi.

“Aku pikir bahwa dalam lintasan seperti Laguna Seca, lintasan seperti stop and go, Honda memiliki keunggulan dibandingkan dengan Yamaha dan pada saat yang sama Yamaha bisa bertarung dengan Honda di lintasan cepat dan halus,” kata Rossi.

Rossi menambahkan, “Selisih 20 poin itu tak ada apa-apanya dan aku pikir ini akan menjadi pertarungan besar untuk paruh musim 2011. Bagi ku mungkin Stoner lebih cepat dan Lorenzo lebih kuat. Sehingga tergantung mana yang lebih penting..” tegas Rossi.

Penulis : @jayadi72/MotoGP

http://gilamotor.com/2011/07/rossi-stoner-lebih-cepat-tapi-lorenzo-lebih-kuat/

Final Result MotoGP Sachsenring – Pedrosa Turn, What a Race…..

Andai Pedrosa tak Cedera.

Seperti yang telah saya katakan bahwa kualifikasinya saja seru, apalagi race-nya. Ternyata benar terbukti, aksi saling cucuk-cucukan terus terjadi dari awal hingga akhir race. Diawal race Pedrosa start sangat baik sehingga langsung bisa melewati Stoner sehingga langsung membentuk leading group sebanyak 4 motor (Pedrosa, Stoner, Lorenzo dan Dovizioso). Namun akhirnya Dovizioso nyerah menjauh membentuk group battle tersendiri bersama Simoncelli.

Pedrosa sempat membuat kesalahan sehingga harus turun di posisi ketiga. Stoner berusaha ngacir tapi ga bisa-bisa, ditempel ketat selalu oleh Lorenzo hingga akhirnya bisa di overtaking. Tampaknya Stoner terlihat melemah sehingga diovertaking lagi oleh Pedrosa. Pedrosa semakin kencang sehingga pada 7 lap terakhir dia bisa melewati Lorenzo sehingga bisa berada di depan hingga garis finish. Sedangkan Lorenzo pada 4 lap terakhir di overtaking kembali oleh Stoner, namun memang kualitas mental juara Lorenzo benar-benar terbukti, dia bisa menjaga ketenangannya menempel Stoner dan pada tikungan terakhir ia harus membuat Stober kecewa dan geleng-geleng kepala karna disalip. Dengan demikian gap Stoner dengan Lorenzo di klasemen menjadi 15, Stoner tentu ga bisa tidur nyenyak lagi sekarang.

Well…. andai saja Pedrosa tidak dibuat cedera oleh Simoncelli di Le Mans lalu sehingga harus absen 4 race. Pasti persaingan perebutan juara dunia semakin seru karena melibatkan 3 pembalap (Stoner, Lorenzo dan Pedrosa). Bagaimana tidak, dengan kondisi baru sembuh dari cedera patah tulang selangka, ia hanya butuh satu race (Mugello) tuk adaptasi, kemudian bisa meraih podium pertama lagi atau untuk kedua kalinya di musim ini.

Di group battle kedua terdapat Dovizioso dan Simoncelli yang saling cucuk-cucukan. Perserteruan ini memberi keuntungan buat Spies untuk mendekat dan betul saja, pada akhir lap Simoncelli membuat kesalahan melebar pada tikungan dimanfaatkan dengan baik oleh Spies untuk mengambil posisi kelima. Dua kali berturut-turut Simoncelli kalah battle dengan Spies sebagaimana dua kali berturut-turut Stoner kalah battle dengan Lorenzo.

Rossi is The Doctor

Rossi memang seorang dokter dalam sebuah balapan. Bagaimana tidak, hampir di setiap race dia selalu start di posisi yang buruk namun selalu bisa finish terdepan di antara motor-motor sekelasnya. Dan khusus untuk race ini dia start di posisi kedua dari belakang (16) namun bisa finsih di posisi kesembilan. Bahkan andai dia tidak melebar ketika hendak mengovertaking rekan setimnya (Hayden) mungkin ia bisa berada di posisi ketujuh.

Pffuuiiiiiiihh what a race…. tidak ada satu pun yang jatuh, dan battle terus terjadi dari awal hingga akhir. Well done Pedrosa…..

Berikut hasil lengkapnya:

eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND

MotoGP Race Classification 2011 

Sachsenring, Sunday, July 17, 2011

Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1 25 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 160.4 41’12.482
2 20 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 160.3 +1.477
3 16 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 160.3 +1.568
4 13 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 159.7 +10.513
5 11 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 159.7 +10.719
6 10 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 159.6 +10.923
7 9 19 Alvaro BAUTISTA SPA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki 158.6 +27.451
8 8 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 158.6 +27.510
9 7 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 158.6 +27.576
10 6 5 Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 158.2 +33.491
11 5 8 Hector BARBERA SPA Mapfre Aspar Team MotoGP Ducati 157.9 +38.944
12 4 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 157.9 +39.148
13 3 14 Randy DE PUNIET FRA Pramac Racing Team Ducati 157.8 +39.415
14 2 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 157.8 +39.477
15 1 7 Hiroshi AOYAMA JPN San Carlo Honda Gresini Honda 156.9 +54.516
16 24 Toni ELIAS SPA LCR Honda MotoGP Honda 155.8 +1’12.335
17 50 Sylvain GUINTOLI FRA Pramac Racing Team Ducati 154.0 1 Lap

Qualification Result MotoGP Sachsenring – Kualifikasinya saja Seru, Apalagi Race-nya

Memperhatikan perebutan posisi pada kualifikasi MotoGP Sachsenring Jerman ini cukup seru juga. Karena pembalap-pembalap papan atas saling berebut mendapat tempat terdepan untuk start. Sampai 15 menit menjelang akhir kualifikasinya saya pikir Lorenzo-lah yang bakal meraih pole position. Karena dari semenjak FP I hingga 15 menit menjelang usai kualifikasi tak ada satupun pembalap yang mampu menyentuh 1.21 detik. Hanya Lorenzo saja yang mendekati catatan waktu tersebut.

Setelah 15 menit tersebut barulah Stoner mampu menembus 1.21 detik bahkan sempat ia perbaiki kembali. Tak lama kemudian Simoncelli menyusul menempati tempat kedua namun tak lama berselang disalip catatan waktunya oleh Pedrosa. Melihat posisinya turun menjadi keempat nampaknya Lorenzo mulai was-was dan berusaha memperbaiki waktunya namun hanya mampu mencapai perbaikan sebesar seperseratus detik sehingga tidak cukup untuk masuk ke grid pertama. Bahkan ia sempat turun lagi ke posisi lima setelah disalip rekan setimnya (Spies). Namun menjelang kualifikasi usai akhirnya ia bisa menembus catatan waktu 1.21 detik untuk bisa bergabung di grid pertama posisi tiga. Dengan demikian Simoncelli harus puas untuk berada di posisi depan grid kedua.

MotoGP bukanlah sekedar dominasi adu cepat yang bisa dinikmati. Namun sangat terdapat unsur seni dan kejeniusan pembalap-pembalapnya dalam membaca sirkuit dan motornya. Sungguh sangat naif dan kerdil bila ada orang (apalagi orang Indonesia yang belum pernah ikut balap MotoGP) mencela salah satu pembalap atas nama fanatisme ‘fansboy’ pabrikan tertentu.

Rossi Naas

Pada kualifikasi kali ini Vale benar-benar bernasib naas, karena ia harus start di posisi buncit alias di atas Guintoli yang sebenarnya ga perlu masuk hitungan karena ia sekadar pembalap pengganti di Ducati Pramac menggantikan Loris Capirossi. What’s up Vale….???

Berikut hasil lengkapnya:

eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND

MotoGP Qualifying Practice Classification 2011 

Sachsenring, Saturday, July 16, 2011

Pos. Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time Gap 1st/Prev.
1 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 283.4 1’21.681
2 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 283.8 1’21.933 0.252 / 0.252
3 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 279.2 1’21.944 0.263 / 0.011
4 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 279.2 1’21.954 0.273 / 0.010
5 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 275.6 1’22.056 0.375 / 0.102
6 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 283.1 1’22.157 0.476 / 0.101
7 5 Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 276.6 1’22.368 0.687 / 0.211
8 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 277.6 1’22.388 0.707 / 0.020
9 14 Randy DE PUNIET FRA Pramac Racing Team Ducati 274.8 1’22.503 0.822 / 0.115
10 19 Alvaro BAUTISTA SPA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki 279.9 1’22.604 0.923 / 0.101
11 8 Hector BARBERA SPA Mapfre Aspar Team MotoGP Ducati 279.5 1’22.676 0.995 / 0.072
12 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 274.5 1’22.676 0.995
13 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 273.7 1’23.164 1.483 / 0.488
14 24 Toni ELIAS SPA LCR Honda MotoGP Honda 280.2 1’23.201 1.520 / 0.037
15 7 Hiroshi AOYAMA JPN San Carlo Honda Gresini Honda 280.2 1’23.248 1.567 / 0.047
16 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 279.1 1’23.320 1.639 / 0.072
17 50 Sylvain GUINTOLI FRA Pramac Racing Team Ducati 273.8 1’24.707 3.026 / 1.387