Final Result MotoGP Le Mans 2012 – Wet Race, Lorenzo Juara, Rossi pun dapat Podium Dua

Kondisi sirkuit basah karna didera hujan sebelum race dimulai membuat balapan menjadi seru, juga memberi peruntungan bagi sebagian pembalap dan menjadi hal yang buruk bagi pembalap yang lain.

Bagi Lorenzo, berbekal motor Yamaha YZR M1 dengan sasis dan handling yang superior diatas motor-motor lain, nampaknya begitu sangat menguntungkan di kondisi ini. Kelemahan motor tersebut untuk urusan top speed tertutupi karena dalam kondisi motor seperti ini top speed tidak akan bisa digunakan secara maksimal oleh semua jenis motor manapun. Yang paling penting adalah bagaimana sasis dan handling bekerja dengan baik meminimalisir chatter sehingga proses cornering bisa mulus dalam kondisi wet. Nah, performa yang demikian semakin sempurna ketika dipadu dengan pembalap yang punya strategi, fokus, pintar dan kuat seperti Lorenzo. Maka pantas lah ia menjadi juara. Sedangkan dua pembalap lain yang menggunakan motor serupa (Dovizioso dan Crutclow) mengalami bad luck karena crash, nampaknya kedua pembalap ini kurang bersabar sama-sama ingin mengecap podium bersejarah yang pertama kali buat mereka. Tapi hasilnya malah crash, beruntung masih bisa bangkit lagi untuk melanjutkan lomba.

Bagi Repsol Honda, problem chatter yang sudah dikeluhkan sejak awal benar-benar menjadi halangan besar bagi dua pembalapnya. Pedrosa harus melorot ke posisi 6, meski akhirnya bisa maju ke posisi 4 karena dua pembalap di atasnya jatuh. Sedangkan Stoner yang biasanya mampu meminimalisir problem chatter di kondisi kering, kali ini harus puas dan senang berada di posisi ke tiga. Sebelumnya sempat lama berada di posisi kedua namun melalui battle yang sangat seru dengan Rossi akhirnya berkat kematangan Rossi, Stoner harus puas finish di tempat ketiga. Hal ini juga sekaligus membuktikan bahwa terlepas dari kondisi motor Ducati yang pesakitan di trek kering, Rossi tetaplah pembalap kuat dan tangguh sebagai pemilik 7 kali juara dunia MotoGP.

Tentunya Rossi sangat senang dengan hasil ini, karna ini adalah podium pertamanya di musim ini dan capaian terbaiknya bersama Ducati selama dua tahun berjalan ini.

Hasil GP Prancis 2012
1. Jorge Lorenzo Yamaha 49m39.743s
2. Valentino Rossi Ducati + 9.905s
3. Casey Stoner Honda + 11.298s
4. Dani Pedrosa Honda + 29.361s
5. Stefan Bradl LCR Honda + 32.477s
6. Nicky Hayden Ducati + 32.842s
7. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha + 59.759s
8. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 1m05.152s
9. Hector Barbera Pramac Ducati + 1m07.846s
10. Alvaro Bautista Gresini Honda + 1m13.193s
11. James Ellison Paul Bird Aprilia + 1m26.663s
12. Mattia Pasini Speed Master Aprilia + 1m27.633s
13. Aleix Espargaro Aspar Aprilia + 1 lap
14. Michele Pirro Gresini FTR-Honda + 1 lap
15. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki + 1 lap
16. Ben Spies Yamaha + 1 lap
17. Chris Vermeulen Forward Suter-BMW + 2 laps
18. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki + 2 laps

Gagal Finis

Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 24 laps
Randy de Puniet Aspar Aprilia 22 laps
Karel Abraham Cardion Ducati 11 laps

Qualification Result MotoGP Jerez 2012 – Race pasti Seru daaagh….

Momentum kebangkitan Lorenzo di GP Qatar kemarin nampaknya masih dijaga di Jerez ini. Lorenzo berhasil meraih pole di Jeres yang nota bene berada di negaranya sendiri (Spanyol).

Race nampaknya pasti akan berjalan seru, pasalnya, dengan karakter sirkuit yang medium speed dan berpotensi hujan, diperkirakan persaingan perebutan tempat teratas akan melibatkan 7 pembalap terdepan. Tidak seperti seri-seri di musim 2011 yang selalu hanya melibatkan 3 pembalap terdepan saja.

Hal ini terlihat dari hasil kualifikasi yang sangat kombinatif. Lorenzo dengan Yamaha YZR-M1 di pole diikuti rekan senegaranya yg tentunya juga kompetitif, Pedrosa dengan Honda RC213V. Ditempat ketiga ada pembalap Ducati, Nicky Hayden. Ditempat ke-4 secara mengejutkan pembalap Yamaha Tech-3, Cal Crutchlow mengungguli sang juara bertahan dari Repsol Honda di tempat ke-5. Barulah kemudian tempat ke-6 dan 7 diisi dua pembalap Yamaha, Spies dan Dovizioso.

Nah, dengan kombinasi start pembalap seperti itu, sirkuit yang berkarakter medium speed serta cuaca yang berpotensi besar hujan, pasti lah race akan sangat kompetitif khususnya di 7 pembalap terdepan tersebut.

Lalu Rossi dimana….???

Lagi-lagi Rossi masih kurang beruntung. Bahkan kali ini selain ia harus start di posisi paling buncit di antara pembalap-pembalap bermotor prototype, ia juga disalip oleh satu pembalap motor CRT, Randy de Puniet dari Aspar.

Berikut hasil lengkap kualifikasi MotoGP Jerez:

1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 39.532s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 39.667s
3. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 40.563s
4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 1m 40.570s
5. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 40.577s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 41.090s
7. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 1m 41.180s
8. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 41.447s
9. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 41.550s
10. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 41.700s
11. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 41.724s
12. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 41.871s
13. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 42.961s
14. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 43.135s
15. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 43.363s
16. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 44.308s
17. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 44.467s
18. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 44.645s
19. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 44.717s
20. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 45.724s
21. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 46.200s

gambar nyomot di http://m.detik.com/read/2012/04/28/201743/1904090/81/lorenzo-rebut-ltigtpoleltigt-keduanya-musim-ini

Lorenzo akan Absen di Sepang dan Belum Pasti ikut Race Terakhir di Valencia

Menurut press release terbaru Yamaha Factory Racing menyebutkan bahwa Dokter yang mengoperasi jari tangan Lorenzo telah berhasil mengembalikan fungsi sarafnya akibat cedera parah pada sesi warm up MotoGP Australia pagi tadi. Namun tim Dokter memastikan Lorenzo tidak boleh mengikuti seri motoGP Malaysia pekan esok demi alasan kesembuhan.

Adapun untuk seri terakhir di Valencia Spanyol pun masih belum bisa dipastikan keikutsertaan Lorenzo pada seri tersebut. Hal ini bergantung pada keputusan tim Yamaha Factory Racing dengan mempertimbangkan perkembangan pulihnya Jorge Lorenzo.

Lorenzo dan Spies Absen di Race MotoGP Australia – Stoner di Ambang Persiapan Selebrasi Juara

Race MotoGP Australia yang sebelumnya menjanjikan pertarungan sengit antara calon kuat juara dunia 2011 Stoner dengan juara bertahan 2010 Lorenzo tidak akan terlihat. Hal ini disebabkan Lorenzo tidak akan ikut race tersebut setelah mengalami cedera cukup serius di empat jarinya karena crash pada lap terakhir sesi warm up. Bahkan jari manis kirinya sampai putus sehingga ia segera diterbangkan ke Melbourne untuk segera menjalani operasi.

Dengan absennya Lorenzo, sepertinya Stoner di ambang persiapan selebrasi juara dunianya tahun ini. Karna cukup baginya finish di posisi keenam maka ia tak akan terkejar lagi.

jari manis kiri Lorenzo putus

jari manis kiri Lorenzo putus

Disaster for Yamaha

Nampaknya pekan ini menjadi pekan yang sangat buruk bagi bagi Tim Yamaha Factory Racing. Karena bukan hanya Lorenzo yang harus absen. Ben Spies team mate-nya pun memastikan diri terlebih dahulu absen dari race karena mengalami benturan keras di kepala saat babak kualifikasi yang membuatnya sulit konsentrasi. Karna hal tersebut tim memutuskan Spies mundur dari race agar tidak membahayakan pembalap lain.

Yah, sepertinya race akan berjalan kurang seru dengan absennya para punggawa Yamaha. Karena hanya tim ini lah yang menjadi pengganggu laju Stoner di depan sehingga race menjadi tidak membosankan.

Peta Persaingan Race MotoGP 2011

Setelah berlalu 9 seri atau setengah perjalanan, kita bisa melihat dengan jelas peta persaingan race di MotoGP 2011 ini, baik dari sudut pandang kontribusi pabrikan berupa performa sebuah motor prototype dunia ataupun dari sisi skill individu para pembalapnya.

Performa Motor:

1. Honda Class

Motor-motor yang diproduksi pabrikan Honda (RC212V) nampak sangat powerfull di lintasan terlebih di trek lurus. Pada umumnya para pembalap yang menggunakan motor ini mampu melakukan overtaking di lintasan lurus. Namun sedikit kekurangan dari motor ini adalah kekurang stabilannya ketika memasuki tikungan sebagaimana pernah diungkapkan Stoner. Maka tidak heran bila pembalap seperti Lorenzo sering menaklukkan Stoner, Pedrosa atau Dovizioso di tikungan, atau Spies yg dua kali memenangkan battle dari Simoncelli juga memanfaatkan tikungan.

Lalu bagaimana dengan Toni Elias dan Aoyama yg juga mengendarai RC212V-nya Honda? Wah sepertinya memang power is nothing buat mereka yang skill-nya tidak seimbang dengan motor yang diberikan. Terbukti Simoncelli yang notabene satu tim dengan Aoyama mampu bersinar dengan acap kali meraih pole position. Namun untuk kasus Toni Elias ditambah lagi dengan keberadaannya pada team anak tirinya Honda (LCR) yang tidak didukung penuh oleh HRC seperti halnya Repsol Honda dan San Carlo Honda Gressini.

2. Yamaha Class

Performa motor Yamaha (YZR M1) sedikit dibawah RC212V-nya Honda, terlebih lagi ketika di awal-awal musim, M1 begitu mudah ditaklukkan oleh RC212V-nya honda meskipun sedang ditunggangi oleh Dovizioso atau Simoncelli untuk menaklukkan pembalap sekaliber Lorenzo. Namun berkat kritikan dan kekhawatiran Lorenzo, pihak Yamaha Factory Racing berbenah dan memodif fairingnya sehingga kini M1 mulai bisa bejaban dengan RC212V.

Selain motor ini dikenal sebagai motor yang paling stabil di tikungan, Yamaha Factory Racing pun memang selalu tepat dalam memilih pembalap beberapa tahun terakhir ini. Sehingga kekurangan yang ada pada M1 ditutupi oleh skill pembalap-pembalap mereka yang jenius membaca lintasan. Kalau sekarang ada Lorenzo dan Spies, sebelumnya ada Rossi ‘The Doctor’.

3. Ducati Class

Tahun ini motor keluaran Ducati (Desmosedici GP 11) memang nampak bermasalah, kekurang stabilan dan sulit menemukan set up yang pas membuat motor ini under performa mengingat karakter motor tersebut yang liar. Bayangkan, seorang pembalap 9 kali juara dunia yaitu Valentino Rossi harus mengalami musim terburuk di sepanjang sejarang keikutsertaannya di MotoGP semenjak ia mengendarai GP11 ini. Alih-alih melakukan perbaikan dengan mengeluarkan GP11.1 untuk Rossi, malah Rossi harus start di posisi paling buncit ketika race di Sachsenring lalu, dan finish dibawah motor keluaran Suzuki (XRG1).

Satu lagi motor yang masuk dalam kelas ini adalah GSV-R-nya Suzuki yang tahun ini ditunggangi oleh Alvaro Bautista.

Skill Pembalap:

1. Kelas Atas

Di kelas ini ada 4 pembalap, yaitu Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Casey Stoner. Saya masih menempatkan Rossi di urutan pertama meskipun saat ini ia berada di peringkat empat klasemen, karena memang ia seorang dokter bagi kemampuan motor, seorang seniman di sirkuit yang mampu mempertontonkan skillnya hingga membuat penonton yakin bahwa Rossi lah yang akan menang ketika dia harus fight, dan juga ia seorang legenda hidup MotoGP saat ini. Rossi pernah 7 kali juara dunia dengan 3 motor berbeda (Honda NSR 500, Honda RC211V dan Yamaha M1) itu artinya kedigdayaan Rossi tidak terlalu dipengaruhi oleh jenis motornya. Adapun sekarang, saya melihat karna Ducati Desmosedici GP 11 terlalu memble untuk bersaing dengan motor-motor kelas Honda dan Yamaha, meski demikian ia bisa menjadi yang terbaik di antara pembalap-pembalap kelas papan menengah di klasemen sementara. Bahkan masih di atas Ben Spies yang menunggang motor M1 dengan kontribusi full dari pabrikan Yamaha.

Di bawah Rossi bersaing 3 pembalap tersebut di atas dengan skill yang rata-rata sama, namun kalau saya disuruh mengurutkan ya jadinya Lorenzo, Pedrosa dan Stoner. Namun persaingan ketat menuju juara dunia tahun ini sedang memportontonkan Stoner vs Lorenzo, sedangkan Pedrosa masih belum lepas dari dirundung malang (kesialan) cedera terus dari tahun lalu, meski masih belum menutup kemungkinan baginya buat juara.

2. Kelas Menengah

Andrea Dovizioso

Di kelas ini ada 3 pembalap, 2 dari Honda dan satu dari Yamaha yaitu; Dovizioso (Repsol Honda), Spies (Yamaha Factory) dan Simoncelli (San Carlo Honda Gressini).

Spies memiliki mental yang telah menyamai seniornya yaitu Dovizioso, namun Dovi nampak diuntungkan dengan superioritas motor RC212V, Sedangkan Simoncelli yang juga mendapat dukungan dari HRC namun mental figternya terlihat masih kurang, terbukti ia selalu dikalahkan baik oleh Spies maupun Dovizioso, sekalinya dia pernah melewati pembalap kelas atas seperti Pedrosa dan Lorenzo, tapi harus dibuat jatuh dua pembalap tersebut.

3. Kelas Bawah

Tentunya pembalap-pembalap yang ada di kelas ini adalah pembalap-pembalap yang tidak termasuk di 2 kelas di atas.

Well siapa yang akan juara tahun ini? Nampaknya pilihan yang tersisa hanya Stoner dan Lorenzo.

Final Result MotoGP Sachsenring – Pedrosa Turn, What a Race…..

Andai Pedrosa tak Cedera.

Seperti yang telah saya katakan bahwa kualifikasinya saja seru, apalagi race-nya. Ternyata benar terbukti, aksi saling cucuk-cucukan terus terjadi dari awal hingga akhir race. Diawal race Pedrosa start sangat baik sehingga langsung bisa melewati Stoner sehingga langsung membentuk leading group sebanyak 4 motor (Pedrosa, Stoner, Lorenzo dan Dovizioso). Namun akhirnya Dovizioso nyerah menjauh membentuk group battle tersendiri bersama Simoncelli.

Pedrosa sempat membuat kesalahan sehingga harus turun di posisi ketiga. Stoner berusaha ngacir tapi ga bisa-bisa, ditempel ketat selalu oleh Lorenzo hingga akhirnya bisa di overtaking. Tampaknya Stoner terlihat melemah sehingga diovertaking lagi oleh Pedrosa. Pedrosa semakin kencang sehingga pada 7 lap terakhir dia bisa melewati Lorenzo sehingga bisa berada di depan hingga garis finish. Sedangkan Lorenzo pada 4 lap terakhir di overtaking kembali oleh Stoner, namun memang kualitas mental juara Lorenzo benar-benar terbukti, dia bisa menjaga ketenangannya menempel Stoner dan pada tikungan terakhir ia harus membuat Stober kecewa dan geleng-geleng kepala karna disalip. Dengan demikian gap Stoner dengan Lorenzo di klasemen menjadi 15, Stoner tentu ga bisa tidur nyenyak lagi sekarang.

Well…. andai saja Pedrosa tidak dibuat cedera oleh Simoncelli di Le Mans lalu sehingga harus absen 4 race. Pasti persaingan perebutan juara dunia semakin seru karena melibatkan 3 pembalap (Stoner, Lorenzo dan Pedrosa). Bagaimana tidak, dengan kondisi baru sembuh dari cedera patah tulang selangka, ia hanya butuh satu race (Mugello) tuk adaptasi, kemudian bisa meraih podium pertama lagi atau untuk kedua kalinya di musim ini.

Di group battle kedua terdapat Dovizioso dan Simoncelli yang saling cucuk-cucukan. Perserteruan ini memberi keuntungan buat Spies untuk mendekat dan betul saja, pada akhir lap Simoncelli membuat kesalahan melebar pada tikungan dimanfaatkan dengan baik oleh Spies untuk mengambil posisi kelima. Dua kali berturut-turut Simoncelli kalah battle dengan Spies sebagaimana dua kali berturut-turut Stoner kalah battle dengan Lorenzo.

Rossi is The Doctor

Rossi memang seorang dokter dalam sebuah balapan. Bagaimana tidak, hampir di setiap race dia selalu start di posisi yang buruk namun selalu bisa finish terdepan di antara motor-motor sekelasnya. Dan khusus untuk race ini dia start di posisi kedua dari belakang (16) namun bisa finsih di posisi kesembilan. Bahkan andai dia tidak melebar ketika hendak mengovertaking rekan setimnya (Hayden) mungkin ia bisa berada di posisi ketujuh.

Pffuuiiiiiiihh what a race…. tidak ada satu pun yang jatuh, dan battle terus terjadi dari awal hingga akhir. Well done Pedrosa…..

Berikut hasil lengkapnya:

eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND

MotoGP Race Classification 2011 

Sachsenring, Sunday, July 17, 2011

Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1 25 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 160.4 41’12.482
2 20 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 160.3 +1.477
3 16 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 160.3 +1.568
4 13 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 159.7 +10.513
5 11 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 159.7 +10.719
6 10 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 159.6 +10.923
7 9 19 Alvaro BAUTISTA SPA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki 158.6 +27.451
8 8 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 158.6 +27.510
9 7 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 158.6 +27.576
10 6 5 Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 158.2 +33.491
11 5 8 Hector BARBERA SPA Mapfre Aspar Team MotoGP Ducati 157.9 +38.944
12 4 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 157.9 +39.148
13 3 14 Randy DE PUNIET FRA Pramac Racing Team Ducati 157.8 +39.415
14 2 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 157.8 +39.477
15 1 7 Hiroshi AOYAMA JPN San Carlo Honda Gresini Honda 156.9 +54.516
16 24 Toni ELIAS SPA LCR Honda MotoGP Honda 155.8 +1’12.335
17 50 Sylvain GUINTOLI FRA Pramac Racing Team Ducati 154.0 1 Lap

Qualification Result MotoGP Sachsenring – Kualifikasinya saja Seru, Apalagi Race-nya

Memperhatikan perebutan posisi pada kualifikasi MotoGP Sachsenring Jerman ini cukup seru juga. Karena pembalap-pembalap papan atas saling berebut mendapat tempat terdepan untuk start. Sampai 15 menit menjelang akhir kualifikasinya saya pikir Lorenzo-lah yang bakal meraih pole position. Karena dari semenjak FP I hingga 15 menit menjelang usai kualifikasi tak ada satupun pembalap yang mampu menyentuh 1.21 detik. Hanya Lorenzo saja yang mendekati catatan waktu tersebut.

Setelah 15 menit tersebut barulah Stoner mampu menembus 1.21 detik bahkan sempat ia perbaiki kembali. Tak lama kemudian Simoncelli menyusul menempati tempat kedua namun tak lama berselang disalip catatan waktunya oleh Pedrosa. Melihat posisinya turun menjadi keempat nampaknya Lorenzo mulai was-was dan berusaha memperbaiki waktunya namun hanya mampu mencapai perbaikan sebesar seperseratus detik sehingga tidak cukup untuk masuk ke grid pertama. Bahkan ia sempat turun lagi ke posisi lima setelah disalip rekan setimnya (Spies). Namun menjelang kualifikasi usai akhirnya ia bisa menembus catatan waktu 1.21 detik untuk bisa bergabung di grid pertama posisi tiga. Dengan demikian Simoncelli harus puas untuk berada di posisi depan grid kedua.

MotoGP bukanlah sekedar dominasi adu cepat yang bisa dinikmati. Namun sangat terdapat unsur seni dan kejeniusan pembalap-pembalapnya dalam membaca sirkuit dan motornya. Sungguh sangat naif dan kerdil bila ada orang (apalagi orang Indonesia yang belum pernah ikut balap MotoGP) mencela salah satu pembalap atas nama fanatisme ‘fansboy’ pabrikan tertentu.

Rossi Naas

Pada kualifikasi kali ini Vale benar-benar bernasib naas, karena ia harus start di posisi buncit alias di atas Guintoli yang sebenarnya ga perlu masuk hitungan karena ia sekadar pembalap pengganti di Ducati Pramac menggantikan Loris Capirossi. What’s up Vale….???

Berikut hasil lengkapnya:

eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND

MotoGP Qualifying Practice Classification 2011 

Sachsenring, Saturday, July 16, 2011

Pos. Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time Gap 1st/Prev.
1 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 283.4 1’21.681
2 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 283.8 1’21.933 0.252 / 0.252
3 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 279.2 1’21.944 0.263 / 0.011
4 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 279.2 1’21.954 0.273 / 0.010
5 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 275.6 1’22.056 0.375 / 0.102
6 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 283.1 1’22.157 0.476 / 0.101
7 5 Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 276.6 1’22.368 0.687 / 0.211
8 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 277.6 1’22.388 0.707 / 0.020
9 14 Randy DE PUNIET FRA Pramac Racing Team Ducati 274.8 1’22.503 0.822 / 0.115
10 19 Alvaro BAUTISTA SPA Rizla Suzuki MotoGP Suzuki 279.9 1’22.604 0.923 / 0.101
11 8 Hector BARBERA SPA Mapfre Aspar Team MotoGP Ducati 279.5 1’22.676 0.995 / 0.072
12 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 274.5 1’22.676 0.995
13 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 273.7 1’23.164 1.483 / 0.488
14 24 Toni ELIAS SPA LCR Honda MotoGP Honda 280.2 1’23.201 1.520 / 0.037
15 7 Hiroshi AOYAMA JPN San Carlo Honda Gresini Honda 280.2 1’23.248 1.567 / 0.047
16 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 279.1 1’23.320 1.639 / 0.072
17 50 Sylvain GUINTOLI FRA Pramac Racing Team Ducati 273.8 1’24.707 3.026 / 1.387