Nakasuga Gantikan Lorenzo di Sepang – Bagaimana Motor Podium bila dibawa Pembalap Lain

Kita pernah melihat motor Pedrosa ditunggangi oleh Aoyama dan motor Aoyama dipakai oleh Akiyoshi, ataupun motor Bautista dipakai oleh Hopkins. Namun tidak terlalu menarik untuk diperhatikan karena memang baik Pedrosa, Aoyama dan Bautista bukanlah pembalap yang langganan podium meskipun Pedrosa pernah menjuarai race beberapa kali.

Namun kali ini, motor Yamaha YZR M-1 Lorenzo yang merupakan langganan podium akan dikendarai oleh rider lain. Disinilah menariknya, apakah dengan rider lain motor ini tetap akan mencapai podium. Kita akan melihatnya akhir pekan ini di sirkuit Sepang Malaysia, karena Lorenzo akan digantikan oleh M1 test rider asal Jepang yaitu Katsuyuki Nakasuga.

Tentu akan ada beban mental dan nama besar bagi Nakasuga menunggangi M1 Lorenzo di race. Bila ternyata ia tak berhasil podium tentu disini kita akan melihat bahwa memang Lorenzo tak diragukan sebagai pembalap kuat yang mampu memaksimalkan potensi motor sesuai dengan kemampuan motor tersebut bahkan mungkin lebih dari itu.

Iklan

Marc Marquez Terkena Penalti, Pimpinan Klasemen Pembalap dan Juara Dunia akan Lepas Darinya?

Pada sesi latihan kedua gelaran Moto2 seri Australia terjadi tabrakan keras antara Marc Marquez dengan pembalap asal Thailand Ratthapark Wilairot. Tabrakan terjadi sesaat setelah chequered flaq dikibarkan untuk kedua pembalap ini dimana Marquez menghantam keras Wilairot dari belakang.

Setelah melakukan review terhadap insiden tersebut, race direction memutuskan Marquez bersalah karena melakukan ‘irresponsible manner’ (berkendara tanpa bertanggungjawab) yang menyebabkan bahaya bagi pembalap lain, hal ini merupakan pelanggaran pasal 1.21.2 regulasi kejuaran dunia di bawah FIM. Atas dasar tersebut Marquez dijatuhi hukuman 1 menit tambahan bagi lap time kualifikasinya besok.

Hukuman ini menjadi sangat riskan baginya karena kemungkinan besar posisi pimpinan klasemen yang baru saja direbutnya dari Stefan Bradl di Motegi lalu, akan kembali melayang ke tangan Bradl karena saat ini Bradl hanya terpaut satu poin saja dari Marquez.

Berbeda dengan MotoGP, Moto2 merupakan ajang balapan motor prototype dengan spek mesin sama semuanya, yaitu sama-sama bermesin 600 cc keluaran Honda, hanya sasis yang membedakan motor-motor tersebut. Bila di Motegi lalu dalam seri MotoGP, Stoner bisa dengan mudah melewati pembalap-pembalap lain setelah kehilangan waktu karena keluar lintasan dan bisa kembali ke posisi tiga. Atau Dovizioso dan Simoncelli yang bisa kembali berjaya di posisi 4 dan 5 setelah kena penalti. Hal itu terjadi karena motor-motor yang mereka gunakan jauh lebih kompetitif dibandingkan motor-motor lainnya karena berbeda mesin. Tentu hal ini sulit terjadi di Moto2, Maka sangat sulit bagi Marquez tuk mendekati Bradl apalagi melewatinya kalau bukan karena Bradl crash out.

Keriskanan ini diperparah lagi dengan hanya tersisa 2 seri untuk menyelesaikan kejuaran dunia Moto2 ini. Coba kita bayangkan, dengan tambahan 1 menit bagi lap time kualifikasinya tentu dapat dipastikan ia akan start paling belakang, dengan spek mesin yang sama di antara para pembalap, sudah cukup sulit bagi Marquez untuk meraih 1 poin saja di Australia ini, dan bila Bradl berhasil meraih podium maka ia akan merebut pimpinan Klasemen dengan perkiraan unggul 20 poin dari Marquez. Lalu di dua seri tersisa selanjutnya Meskipun akan dimenangkan oleh Maruez, mungkin sudah cukup bagi Bradl meraih podium kedua di dua seri tersisa tersebut untuk mengantarkannya meraih juara dunia Moto2 musim ini.

Beginilah sebuah kompetisi, menuntut konsentrasi penuh tanpa kelalaian sedikitpun bagi seorang pembalap meskipun ia sudah di atas angin.  Apakah hal ini menunjukkan ketidak siapan Marquez sang debutan Moto2 mengatur ritme mentalnya, seperti di awal-awal kejuaran 2011 ini ia sering terjatuh. Teramat sangat disayangkan sikap ini baginya, ditengah rencana promosinya ke kelas MotoGP tahun depan.

Klasemen Pembalap MotoGP Belum Diupdate

selebrasi Stoner sesaat setelah finish pertama di GP Laguna Seca

Semenjak GP Laguna Seca di Amerika Serikat pada minggu 24 Juli 2011 waktu setempat hingga hari ini (2 hari) tampak klasemen pembalap MotoGP di official site MotoGP  belum diupdate, sehingga selisih atau gap antara pemuncak klasemen Casey Stoner dengan Jorge Lorenzo masih 15 yang seharusnya 20 semenjak kemenangan Stoner di Laguna Seca. Dan juga nampak posisi Pedrosa masih dibawah Rossi yang seharusnya Pedrosa sudah menyalip Rossi dengan poin 110 di atas Rossi yang hanya 108. Dan lain-lain dan lain-lain

Bila ingin mengetahui update klasemen pembalap, konstruktor dan team hingga akhir GP Laguna Seca silahkan klik disini selagi situs resminya belum di update.

By the way – anyway – busway….. kenapa ya belum diupdate….??? ada apakah gerangan….?? jangan sampai ada yang dianulir.