Qualification Result MotoGP Mugello 2012 – Pedrosa menghentikan Dominasi Lorenzo dan meraih Pole

Setelah menyapu bersih torehan waktu terbaik di 3 sesi latihan bebas, Lorenzo harus mengakui keunggulan kompatriotnya, Pedrosa dari tim Repsol Honda untuk meraih pole. Meski demikian, bukan berarti hal ini menandakan kekalahan Lorenzo sendiri. Justru hal ini akan menjanjikan pertarungan sengit antara dua spaniard tersebut juga pertarungan antara Honda dan Yamaha sendiri.

Lorenzo dengan Yamaha M1-nya meski pada seri yang lalu tertinggal jauh dari duo Repsol dengan Honda RCV-nya kali ini menunjukkan performa yang menjanjikan dan sangat menjadi ancaman bagi Repsol Honda. Selain datang sebagai juara Mugello musim lalu, menjadi yang tercepat pada kesemua sesi latihan bebas tentu sudah cukup menunjukkan konsistensi Lorenzo dalam penguasaan sirkuit ini. Dengan mental yang bisa dikatakan terkuat di antara pembalap-pembalap lain selain Rossi, tentu Lorenzo patut diunggulkan pada seri Mugello kali ini.

Adapun Pedrosa nampaknya tengah menjaga laju positifnya setelah kemenangan di Sachsenring lalu dengan berhasil mematahkan dominasi Lorenzo di sesi latihan bebas. Ditambah penggunaan sasis baru pada Honda RCV tim Repsol yang terbukti di Sachsenring mampu menunjukkan peningkatan performa maka akan menjadikannya lawan yang cukup kuat bagi Lorenzo.

Sementara Stoner meskipun hanya bisa start di posisi kelima bukan tidak mungkin memberi kejutan di tengah persaingan duo Spaniard tersebut. Karena ia tentunya tak mau begitu saja menyerah semakin tertinggal dari Lorenzo di musim ini di tengah upayanya mempertahankan gelar dan memberikan kenangan manis di musim terakhirnya.

Well… Semua itu tentu akan mengindikasikan jalannya balapan yang sengit dan penuh ambisi antara masing-masing pembalap di atas, ditambah lagi tentunya persaingan antara pembalap-pembalap papan tengah yang tak kalah menariknya untuk disimak.

GRAN PREMIO D’ITALIA TIM
MotoGP Qualifying Practice Classification
2012

Mugello, Saturday, July 14, 2012

Pos. Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time Gap 1st/Prev.
1 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 342.5 1’47.284
2 99 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 342.7 1’47.423 0.139 / 0.139
3 8 Hector BARBERA SPA Pramac Racing Team Ducati 342.1 1’47.545 0.261 / 0.122
4 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 343.4 1’47.671 0.387 / 0.126
5 1 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 338.6 1’47.689 0.405 / 0.018
6 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 340.2 1’47.749 0.465 / 0.060
7 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 339.1 1’47.751 0.467 / 0.002
8 6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 339.2 1’47.857 0.573 / 0.106
9 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 340.4 1’48.149 0.865 / 0.292
10 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 341.8 1’48.502 1.218 / 0.353
11 19 Alvaro BAUTISTA SPA San Carlo Honda Gresini Honda 338.6 1’48.894 1.610 / 0.392
12 41 Aleix ESPARGARO SPA Power Electronics Aspar ART 327.7 1’49.387 2.103 / 0.493
13 14 Randy DE PUNIET FRA Power Electronics Aspar ART 326.7 1’49.450 2.166 / 0.063
14 51 Michele PIRRO ITA San Carlo Honda Gresini FTR 321.5 1’50.263 2.979 / 0.813
15 68 Yonny HERNANDEZ COL Avintia Blusens BQR 318.7 1’50.610 3.326 / 0.347
16 77 James ELLISON GBR Paul Bird Motorsport ART 320.2 1’50.812 3.528 / 0.202
17 54 Mattia PASINI ITA Speed Master ART 318.7 1’50.953 3.669 / 0.141
18 22 Ivan SILVA SPA Avintia Blusens BQR 319.2 1’51.242 3.958 / 0.289
19 5 Colin EDWARDS USA NGM Mobile Forward Racing Suter 325.9 1’51.348 4.064 / 0.106
20 9 Danilo PETRUCCI ITA Came IodaRacing Project Ioda 303.3 1’51.473 4.189 / 0.125

Iklan

Final Result MotoGP Sachsenring 2012 – Pedrosa Juara lagi, Stoner Gagal Salip Lorenzo

Race MotoGP seri Sachsenring mempertontonkan duel alot dari awal hingga akhir antara beberapa pembalap, meskipun tidak menampilkan duel yang diprediksi akan terjadi antara Lorenzo dengan Stoner.

Ketika start dimulai, Stoner sempat kecolongan oleh Pedrosa dan Spies sehingga ia harus mental di posisi ketiga dari pole. Namun tak berapa lama Stoner mampu overtaking Spies. Kemudian giliran Lorenzo overtake Spies sehingga posisi 1-3: Pedrosa, Stoner Lorenzo. Alih alih bakal terjadi pertarungan 3 pembalap papan atas, Lorenzo justru makin tertinggal oleh dua repsol dan tidak bisa melakukan apa-apa. Tercatat hingga last lap Lorenzo bahkan tertinggal 10 detik lebih. Nampaknya, penggunaan sasis baru pada RC213V-nya Repsol Honda terlihat berhasil. RC213V mulai menunjukkan performa seperti pada musim 2011 yang begitu superior meninggalkan lawan-lawannya, ditambah lagi sirkuit Sachsenring memang sangat cocok dengan motor Honda dengat straight-straight, sebaliknya menjadi titik lemah khususnya buat motor Yamaha. Terbukti Pedrosa (Repsol Honda) bisa menjadi juara 2 kali berturut-turut di musim 2011 dan 2011.

Pertarungan leading group otomatis hanya menyisakan duo Repsol. Stoner dengan sabar menguntit Pedrosa hingga pada 15 lap tersisa barulah Stoner mampu menyalip. Namun pada 10 lap tersisa Pedrosa mampu mengambil alih kembali posisi pertama. Duel Repsol makin seru, Stoner makin ngotot ingin menyali Pedrosa kembali. Tim Stoner seolah memberi informasi bahwa Lorenzo sudah jauh tertinggal dibelakang, seolah menyuruh Stoner supaya tidak ngotot dan bermain aman, karena dengan demikian ia sudah bisa menyalip Lorenzo di klasemen. Well… Keberuntungan memang bagian dari gelar juara. Alih-alih bermain aman, Stoner malah semakin ngotot di 3 lap tersisa, Pedrosa yang memang jagonya Sachsenring tidak mau melepas gelar juara yang sudah direbutnya dua kali berturut-turut meskipun kepada team mate-nya sendiri. Dan petaka itu pun terjadi, pada last lap, karena kengototannya, Stoner terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Pedrosa pun berhasil mencatat kemenangan 3 kali beruntun di Sachsenring, Lorenzo kebagian untung karena posisinya aman di puncak klasemen. Dovizioso pun berhasil mendapatkan podium keberuntungan lagi, setelah mampu mengalahkan Spies dan menahan Crutchlow di belakangnya dalam Duel Yamaha tersebut. Crutclow sendiri harus terpental di posisi 6 karen sempat masuk gravel dalam pertarungan tersebut.

Sementara itu, pimpinan klasemen yang sudah di depan mata akan diraih Stoner hilang seketika, bahkan kini Stoner tutun di posisi ketiga dalam urutan klasemen.

eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND
MotoGP Race Classification 2012

Sachsenring, Sunday, July 08, 2012

Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1 25 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 159.3 41’28.396
2 20 99 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 158.4 +14.996
3 16 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 158.0 +20.669
4 13 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 158.0 +20.740
5 11 6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 157.6 +27.893
6 10 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 157.6 +28.050
7 9 19 Alvaro BAUTISTA SPA San Carlo Honda Gresini Honda 157.5 +28.246
8 8 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 157.5 +28.447
9 7 8 Hector BARBERA SPA Pramac Racing Team Ducati 157.5 +29.053
10 6 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 157.5 +29.226
11 5 14 Randy DE PUNIET FRA Power Electronics Aspar ART 156.0 +53.176
12 4 5 Colin EDWARDS USA NGM Mobile Forward Racing Suter 155.7 +58.204
13 3 41 Aleix ESPARGARO SPA Power Electronics Aspar ART 155.3 +1’04.654
14 2 68 Yonny HERNANDEZ COL Avintia Blusens BQR 154.8 +1’13.543
15 1 77 James ELLISON GBR Paul Bird Motorsport ART 153.7 +1’30.318
16 2 Franco BATTAINI ITA Cardion AB Motoracing Ducati 153.6 1 Lap
17 9 Danilo PETRUCCI ITA Came IodaRacing Project Ioda 153.1 1 Lap
18 22 Ivan SILVA SPA Avintia Blusens BQR 152.2 1 Lap

Not Classified
1 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 159.3 1 Lap
54 Mattia PASINI ITA Speed Master ART 153.3 26 Laps
51 Michele PIRRO ITA San Carlo Honda Gresini FTR 142.1 27 Laps

Kontroversi Insiden Lorenzo-Bautista, Keberuntungan bagian dari Juara

Sebelum MotoGP seri Assen, Belanda, Lorenzo memiliki keunggulan 25 poin atas juara bertahan, Stoner di klasemen sementara pembalab. Berbekal laju positif kemengan tiga kali beruntun, Lorenzo berupaya memperlebar jarak kembali dari Stoner dalam rangka memperkuat misinya merebut kembali gelar juara dunia MotoGP yang pernah ia raih di tahun 2010.

Namun ironis yang terjadi, balapan baru memulai lap pertama bahkan di tikungan pertama, Lorenzo harus jatuh karna ditabrak oleh Bautista yang crash karena telat braking. Dari sisi sportivitas jelas kejadian ini sangat disayangkan, sebab salah satu pembalap yang diunggulkan untuk menang harus mengakhiri balapan tanpa satu poin pun karena kesalahan yang dibuat pembalap lain.

Berbagai tanggapan kemudian bermunculan. Stoner sendiri, rival utama Lorenzo sangat menyayangkan kejadian tersebut dan merasa bahwa kemenangannya di Assen tidak perlu dibanggakan karena tidak mendapatkan perlawanan dari Lorenzo saat race. Rossi berkelakar dengan menyebut bahwa kemenangan Honda di Assen semata disebabkan oleh Bautista bukan karena pemilihan ban yang tepat buat Stoner. Race Direction dan FIM sendiri telah mengeluarkan keputusan berupa hukuman start dari posisi belakang bagi Bautista di seri selanjutnya (Sachsenring, Jerman, red:). Adapun Lorenzo sendiri menyebut kejadian tersebut sebagai kegilaan Bautista dan hukuman yang telah diputuskan untuknya kurang tepat karena tidak akan membuat jera, seraya mengambil contoh hukuman yang pernah diberikan kepada dirinya sendiri dulu ketika melakukan kesalahan serupa namun harus dihukum absen satu seri.

Di dunia maya dan blogsphere khususnya tidak kalah ramai. Bahkan lebih ekstrim menyebut insiden Bautista menjatuhkan Lorenzo adalah makar untuk sengaja memenangkan Stoner agar bisa menyamai poin Lorenzo. Hal ini diindikasikan karena Bautista dan Stoner sama-sama menggunakan motor Honda meskipun beda tim.

Well… Kalau kita melihat kejadian tersebut dari awal start hingga terjadi tabrakan. Rasanya sulit untuk kita katakan Bautista sengaja menjatuhkan motornya dan sengaja menabrakkannya ke Lorenzo. Hal ini karena posisi Bautista cukup jauh dari Lorenzo. Sungguh bodoh bila Honda sengaja membuat rencana makar menjatuhkan Lorenzo dengan cara seperti ini, karena dengan cara ini kemungkinan besar yang menjadi korban belum tentu Lorenzo bahkan bisa beberapa pembalap lain atau justru yang fatal bisa jadi pembalapnya sendiri (Bautista) yang akan mengalami kecelakaan fatal karen ditabrak dari belakang oleh pembalap lain seperti yang terjadi pada mendiang, Simoncelli tahun lalu. Apakah mungkin pembalap sehebat dan berpengalaman, Alvaro Bautista yang sebelumnya memperkuat Suzuki mau menjatuhkan karirnya demi kemenangan orang lain.

Insiden ini hanya harus dilihat sebagai sebuah kecelakaan yang memang disebabkan oleh kesalahan Bautista yang terlalu telat braking memasuki tikungan pertama, dan ia layak mendapatkan hukuman atas kesalahannya tersebut. Di sisi lain, keberuntungan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah gelar juara selain skill yang hebat, motor yang kencang dan strategi yang jitu dalam. setiap seri demi seri.

Kalau kita lihat tahun lalu pun Stoner pernah dijatuhkan oleh Rossi di Jeres dengan kejadian serupa, namun Rossi terbebas dari hukuman, karena kejadian tersebut pula justru posisi puncak klasemen yang sedang dipegang oleh Stoner bahkan harus direbut oleh Lorenzo, sehingga setelah beberapa seri kemudianlah dengan kerja kerasnya Stoner mampu merebut kembali klasemen hingga akhirnya juara. Atau ketika Pedrosa dijatuhkan oleh Simoncelli di Le Mans, sehingga menyebabkan Pedrosa cedera dan absen beberapa seri yang membuatnya keluar dari persaingan perebutan gelar juara MotoGP.

Bukankah ketika Lorenzo sendiri juara pada tahun 2010 tak lepas dari faktor keberuntungan karena Rossi, rival beratnya saat itu harus absen beberapa seri karena tulang kakinya patah. Jadi memang keberuntungan adalah faktor yang harus diterima menjadi bagian dari gelar juara.

Well… Seri MotoGP tahun ini masih cukup panjang, masih sangat besar peluang Lorenzo meraih gelar juara kembali mengingat skill dan mentalnya yang sangat kuat dipadu dengan motor yang sangat stabil ditambah lagi permasalahan chatter yang selalu dikeluhkan di motor Stoner. Rasanya kita bisa katakan peluang Lorenzo dan Stoner untuk menjadi juara tahun ini adalah 60:40.

Final Result MotoGP Assen 2012 – Lorenzo Jatuh, Stoner pun Juara, Poin pun Merapat

MotoGP seri Assen menjadi bencana buat Lorenzo. Datang berbekal status pimpinan klasemen tentunya Lorenzo punya kepercayaan diri untuk menjuarai seri kali ini. Namun sayangnya race tidak berjalan sesuai harapannya karna ia harus jatuh ketika race baru saja memasuki tikungan pertama akibat tersenggol motor Bautista yang jatuh terlebih dulu di tikungan tersebut. Praktis setelah itu race berjalan hampir kurang menarik karena minus persaingan antar pabrikan.

Start di posisi kedua, Pedrosa mampu menyodok ke posisi pertama sesaat setelah lampu merah padam melewati rekan setimnya, Stoner. Memasuki tikungan pertama, Bautista terjatuh sekaligus memberi impact pada Lorenzo yang ikut terjatuh hingga keduanya tak bisa melanjutkan balapan. Posisi grup terdepan menempatkan; Pedrosa, Stoner, Spies, Dovizioso dan Bradl.

Bradl yang tampil cemerlang di kualifikasi mampu mengovertak Dovizioso namun sayang kemudian ia terjatuh. Spies sempat mengancamp duo Repsol di depan, namun itu hanya beberapa saat saja karena kemudian ia tak mampu mempertahankan jaraknya dengan duo repsol tersebut hingga tertinggal 5 detik. Praktis grup terdepan hanya diisi duo repsol. Disini terlihat kalau bukan Lorenzo, sulit untuk mengalahkan duo repsol tersebut. Kemudian grup race terdiri dari 3 grup. Grup terdepan diisi oleh Pedrosa dan Stoner, beberapa detik dibelakang, grup kedua diisi oleh duo Yamaha, Spies dan Dovizioso, kemudian grup ketiga diisi oleh Rossi, Barbera, Hayden dan Crutclow.

Di grup ketiga, Crutchlow yang masih dalam kondisi cedera mampu menaklukan trio Ducati di depannya hingga ia berhasil finish di posisi kelima, sementara Rossi yang sempat kompetitif harus terlempar ke posisi ke-13 karena mengalami masalah pada motornya yang memaksa ia masuk pit untuk mengganti ban motornya.

Di grup kedua terjadi cucuk-cucukan antara Spies dengan Dovizioso, namun pada 2 lap tersisa Dovizioso mampu mempecundangi Spies, tak lama setelah mengovertake Spies, Dovi langsung tancap gas jauh meninggalkan Spies hingga finish hampir 3 detik di depan Spies.

Sementara di grup depan yang menyajikan persaingan duo Repsol, Stoner begitu dekat dengan Pedrosa namun kesulitan untuk melewatinya. Hal ini sepertinya karena karakter sirkuit Assen yang memang minim straight panjang. Namun pada 7 lap tersisa barulah Stoner mampu mencuri kesempatan melewati Pedrosa untuk kemudian meninggalkan Pedrosa jauh dan finish sekitar 5 detik didepannya.

Well…. Dengan kemenangan Stoner dan DNF-nya Lorenzo otomatis persaingan di klasemen semakin rapat. Stoner menyamai poin Lorenzo dengan 140 poin sementara Pedrosa mengunti di posisi ketiga dengan selisih 19 poin.

IVECO TT ASSEN
MotoGP Race Classification 2012

Assen, Saturday, June 30, 2012
Pos. – Points – Num. – Rider – Nation – Team – Bike – Km/h – Time/Gap

1 25 1 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 171.4 41’19.855
2 20 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 171.1 +4.965
3 16 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 170.6 +11.994
4 13 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 170.4 +14.775
5 11 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 169.9 +22.074
6 10 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 169.3 +31.660
7 9 8 Hector BARBERA SPA Pramac Racing Team Ducati 167.4 +59.107
8 8 14 Randy DE PUNIET FRA Power Electronics Aspar ART 167.1 +1’04.441
9 7 51 Michele PIRRO ITA San Carlo Honda Gresini FTR 166.9 +1’06.980
10 6 54 Mattia PASINI ITA Speed Master ART 165.7 +1’25.087
11 5 9 Danilo PETRUCCI ITA Came IodaRacing Project Ioda 165.3 +1’32.103
12 4 22 Ivan SILVA SPA Avintia Blusens BQR 165.2 +1’33.797
13 3 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team Ducati 163.6 1 Lap
14 2 77 James ELLISON GBR Paul Bird Motorsport ART 163.6 1 Lap

Not Classified
41 Aleix ESPARGARO SPA Power Electronics Aspar ART 167.0 12 Laps
5 Colin EDWARDS USA NGM Mobile Forward Racing Suter 155.7 19 Laps
68 Yonny HERNANDEZ COL Avintia Blusens BQR 165.6 21 Laps
6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 162.0 25 Laps
99 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 0 Lap
19 Alvaro BAUTISTA SPA San Carlo Honda Gresini Honda 0 Lap

Not Starting
17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Ducati 0 Lap

Final Result MotoGP Silverstone 2012 – Lorenzo memang Hebat


Jorge Lorenzo mencetak kemenangan hattrick secara berturut-turut sekaligus meraih kemenangan keempatnya di musim ini. Kemenangan di Silverstone diraihnya dengan cara yang fantastis. Start di posisi keempat, perlahan namun pasti Lorenzo beranjak ke depan hingga akhirnya di 10 lap terakhir berduel dengan Stoner. Terlihat Lorenzo begitu menyatu dengan motornya berkat kepintaran dia membaca situasi dan menerapkan strategi membalapnya dan akhirnya Stoner yang memang sudah berusaha keras menahan Lorenzo tidak mampu mengimbangi. Lorenzo memenangkan duel dengan Stoner yang memang tahun ini sering mempermasalahkan chatter t(getar) motornya.

Hasil Balapan MotoGP Inggris

1. Jorge Lorenzo Yamaha 41:16.429
2. Casey Stoner Honda + 3.313
3. Dani Pedrosa Honda + 3.599
4. Alvaro Bautista Gresini Honda + 5.196
5. Ben Spies Yamaha + 11.531
6. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 15.112
7. Nicky Hayden Ducati + 15.527
8. Stefan Bradl LCR Honda + 22.521
9. Valentino Rossi Ducati + 36.138
10. Hector Barbera Pramac Ducati + 41.328
11. Aleix Espargaro Aspar Aprilia + 1:03.157
12. Randy de Puniet Aspar Aprilia + 1:03.443
13. Michele Pirro Gresini FTR-Honda + 1:07.290
14. James Ellison Paul Bird Aprilia + 1:14.782
15. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki + 1:15.108
16. Colin Edwards Forward Suter-BMW + 1:29.899
17. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia + 1:40.302
18. Ivan Silva Avinita Inmotec-Kawasaki + 1:52.099
19. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha + 1 lap

Lorenzo perpanjang kontrak di Yamaha hingga 2014


Di tengah rumor kepindahannya ke Repsol Honda yang mengiminginya dengan gaji besar demi mengisi kehilangan pembalap bertalenta, Casey Stoner mulai musim 2013. Ternyata justru Lorenzo malah memperpanjang kontraknya bersama Yamaha hingga tahun 2014 menurut sumber DetikCom.

Nampaknya Yamaha merasa khawatir asset berharga yang dimilikinya ini berpindah ke Honda, rival terberat mereka. Sehingga jauh-jauh hari sebelum kontrak Lorenzo habis segera diperpanjang kembali. Karna Yamaha tahu bahwa pembalap yang paling kompetitif, kuat dan cerdas yang masih ada di MotoGP kini tinggal Lorenzo dan Valentino Rossi. Bila Lorenzo pergi mungkin sulit bagi Yamaha untuk menarik kembali Rossi masuk ke skuad mereka.

Gayung bersambut, Lorenzo yang memang sudah betah di Yamaha merasa senang dengan perpanjangan kontraknya tersebut. Berikut tanggapan Lorenzo terkait perpanjangan kontraknya tersebut:

“Aku diperlakukan seperti bagian dari keluarga Yamaha sejak 2008, dan aku sangat senang bekerja dengan mereka,”

“Sekarang aku bisa fokus pada kompetisi dan aku ingin segera melunasi kepercayaan Yamaha padaku, dimulai di Silverstone akhir pekan ini.”

“Mimpiku adalah mengakhiri karier dengan Yamaha, dan itu semakin mendekati kenyataan,”

Well… Dengan dipastikannya Lorenzo berada di Yamaha, nampaknya kubu Repsol Honda makin galau mencari pengganti Casey Stoner. Tidak kompetitifnya Pedrosa setelah sekian lama berada di Repsol Honda mempuat mereka harus mengalihkan perhatian kepada pembalap lain. Sedangkan Marc Marquez, pembalap incaran Repsol Honda yang saat ini masih di kelas Moto2 menurut aturan tidak bisa langsung memperkuat Repsol Honda sebagai tim pabrikan. Kini tinggal satu rumor yang tersisa, akankah Valentino Rossi kembali ke Repsol Honda yang merupakan tim pertamanya di MotoGP. Bukan tidak mungkin hal itu terjadi bila Ducati masih saja belum mampu memberikan motor yang kompetitif untuknya.

Final Result MotoGP Catalunya 2012 – Duel Spaniard, Lorenzo semakin di Depan


Start dimulai, Stoner sebagai peraih pole sebenarnya start cukup baik namun memasuki tikungan pertama ia begitu terlambat, Sehingga setelah tikungan pertama tersebut Pedrosa berada di depan diikuti Spies, Lorenzo dan Dovizioso barulah Stoner. Lap kedua Spies begitu terburu-buru ingin melewati Pedrosa namun sayangnya ia terlalu telat braking sehingga keluar jalur dan terjatuh meskipun masih sempat melanjutkan balapan.

Kemudian dimulailah duel antar Spaniard (Pedrosa dan Lorenzo). Lorenzo sempat menyalip di trek lurus namun dibalas oleh Pedrosa beberapa lap kemudian di trek lurus pula. pada 10 lap tersisa Lorenzo membuat sedikit kesalahan hingga menyebabkan sedikit keluar sirkuit. Karena kejadian tersebut ia tertinggal 0,8 detik dari Pedrosa dan justru didekati oleh Dovizioso. Namun tak butuh waktu lama bagi Lorenzo untuk menjauh dari Dovizioso dan kembali menekan Pedrosa. Pada 7 lap tersisa Lorenzo sudah mendekat lagi dengan Pedrosa dan akhirnya di 5 lap tersisa Pedrosa terlihat kalah mental ditekan oleh Lorenzo sehingga ia sedikit melebar di tikungan, hal ini dimanfaatkan Lorenzo untuk overtaking untuk kemudian menjauhi Pedrosa hingga akhirnya mencapai finish pertama. Dengan demikian Lorenzo dengan Yamaha-nya semakin di depan pada posisi klasemen semakin menjauhi Stoner sang juara bertahan. Hal ini memang membuktikan bahwa Lorenzo adalah pembalap smart dan kuat serta konsisten, sekaligus menandakan bahwa ia lebih superior dari seniornya di MotoGP tersebut (Pedrosa) yang juga rekan senegaranya.

Stoner sendiri yang katanya sudah kehilangan gairah membalap terlihat begitu signifikan dengan penurunan performanya. Entah karna memang sudah kehilangan gairah atau karena masih belum bisa keluar dari problem chatter motornya yang tahun ini sering dikeluhkannya. Sempat melorot ke posisi 6 setelah diovertake oleh Crutchlow. Stoner diuntungkan dengan jatuhnya Spies, kemudian ia berhasil mengovertake Crutclow kembali hingga ia berada di posisi ke-empat. Sempat ditekan terus oleh Crutclow namun ia mampu bertahan bahkan pada 4 lap tersisa ia mulai agak menjauh dari Crutclow dan mencoba menekan Dovizioso. Namun Dovizioso masih bisa mempertahankan posisinya hingga balapan usai dan mengantarkan dirinya naik podium untuk pertama kalinya bersama Yamaha Tech3. Sedangkan bagi Stoner, seri kali ini menjadi seri pertama baginya tidak bisa naik podium semenjak seri ke-2 tahun 2011 yang kala itu ia terjatuh di Jerez.

Pos. – Points – Num. – Rider – Nation – Team – Bike – Time – Km/h – Gap

1 25 99 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing YAMAHA 43’07.681 164.405
2 20 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team HONDA 43’12.684 164.088 5.003
3 16 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Monster Yamaha Tech 3 YAMAHA 43’17.042 163.813 9.361
4 13 1 Casey STONER AUS Repsol Honda Team HONDA 43’17.225 163.801 9.544
5 11 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 YAMAHA 43’20.187 163.615 12.506
6 10 19 Alvaro BAUTISTA SPA San Carlo Honda Gresini HONDA 43’21.629 163.524 13.948
7 9 46 Valentino ROSSI ITA Ducati Team DUCATI 43’25.236 163.298 17.555
8 8 6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP HONDA 43’31.159 162.927 23.478
9 7 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team DUCATI 43’38.091 162.496 30.410
10 6 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing YAMAHA 43’40.578 162.342 32.897
11 5 8 Hector BARBERA SPA Pramac Racing Team DUCATI 43’43.825 162.141 36.144
12 4 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing DUCATI 44’03.910 160.909 56.229
13 3 41 Aleix ESPARGARO SPA Power Electronics Aspar ART 44’15.735 160.192 1’08.054
14 2 51 Michele PIRRO ITA San Carlo Honda Gresini FTR 44’16.456 160.149 1’08.775
15 1 14 Randy DE PUNIET FRA Power Electronics Aspar ART 44’18.164 160.046 1’10.483
16 – 77 James ELLISON GBR Paul Bird Motorsport ART 44’20.771 159.889 1’13.090
17 – 54 Mattia PASINI ITA Speed Master ART 44’28.584 159.421 1’20.903
18 – 68 Yonny HERNANDEZ COL Avintia Blusens BQR 44’28.916 159.401 1’21.235
19 – 9 Danilo PETRUCCI ITA Came IodaRacing Project IODA 44’48.888 158.217 1’41.207
20 – 22 Ivan SILVA SPA Avintia Blusens BQR 44’49.569 158.177 1’41.888

Finished through pits

– – 5 Colin EDWARDS USA NGM Mobile Forward Racing SUTER 44’55.263 151.529 1 lap