Kalimat Indah Dr. ‘Aidh al Qarni

اقرأوا و عوا:

عبارة جمیلة للدكتور عائض القرني ـَـَََـَ     

         نحن لا نملك تغییر الماضي
            و لا رسم المستقبل ..
         فلماذا نقتل انفسنا حسرة
        على شيئ لا نستطیع تغییره؟

  الحیاه قصیرة وأهدافها كثيرة
             فانظر الى السحاب
           و لا تنظر الى التراب ..

           اذا ضاقت بك الدروب
             فعلیك بعلام الغیوب
      و قل الحمدلله على كل شيئ

سفينة (تايتنك) بناها مئات الاشخاص
وسفينة ( نوح ) بناها شخص واحد
  الأولى غرقت والثانية حملت البشرية

     التوفيق من الله سبحانه وتعالى

       نحن لسنا السكان الأصليين
          لهذا الكوكب الأرض !!
       بل نحن ننتمي إلى ( الجنّة )
           حيث كان أبونا أدم
            يسكن في البداية
           لكننا نزلنا هنا مؤقتاً 
        لكي نؤدّي اختبارا قصيرا
            ثم نرجع بسرعة ..

فحاول أن تعمل ما بوسعك
لتلحق بقافلة الصالحين
التي ستعود إلى وطننا الجميل الواسع
و لا تضيع وقتك في هذا الكوكب الصغير

الفراق: ليَس السفِر، ولا فراق الحب، حتىّ الموت ليس فراقاْ
سنجتمَع في الآخره
الفراق هو: أن يكون أحدنا في الجنه،
والآخر في النار

جعلني ربي واياكمَ من سكان جنته..

والحياه ما هي إلا قصة قصيرة !!
( من تراب .  تراب . إلى تراب )
( ثم حساب . فثواب . أو عقاب )

فعش حياتك لله – تكن أسعد خلق ﷲ
اللهم لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك وعظيم  سلطانك
Bacalah dan simak!

Kita tdk bisa merubah yg telah terjadi
Jg tdk bisa menggariskan masa depan
Lalu mengapa kita bunuh diri kita dgn penyesalan?
Atas apa yg sdh tdk bisa kita rubah

Hidup itu singkat sementara targetnya banyak
Maka, tataplah awan dan jgn lihat ke tanah

Kalau merasa jalan sdh sempit,
kembalilah ke Allah yg Maha Mengetahui yg gaib!
Dan ucapkan alhamdulillah atas apa saja.

Kapal titanic dibuat oleh ratusan orang
Sedang kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang

Tetapi, Titanic tenggelam. Sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia

Taufik hanya dari Allah swt

Kita bukanlah penduduk asli bumi,
asal kita adalah surga
Tempat, dimana org tua kita, Adam, tinggal pertama kali.
Kita tinggal di sini hanya untuk sementara,
Untuk mengikuti ujian lalu segera kembali.

Maka berusahalah semampumu,
Untuk mengejar kafilah org2 salih,
Yang akan kembali ke tanah air yg sgt luas
Jgn sia2kan waktumu di planet kecil ini..!

Perpisahan itu bukanlah karena perjalanan yg jauh,
Atau karena ditinggal orang tercinta,
Bahkan, kematian pun bukanlah perpisahan,
sebab kita pasti akan bertemu di akhirat.

Perpisahan itu adalah,
Jika salah satu diantara kita di surga dan yg lain di neraka.

Semoga Allah swt menjadikan kita semua sebagai penghuni surga!

Hidup ini adalah cerita pendek,
dari tanah, di atas tanah, dan kembali ke tanah,
Lalu hisab (yg hanya menghasilkan dua kemungkinan); pahala atau siksa.

Maka, Hiduplah utk Allah niscaya kau akan jadi makhluk-Nya yg paling bahagia.

Ya Rabb utkmu segala puji yg layak utk kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasan-Mu!

Iklan

Kesehatan adalah kekayaan

Beberapa bulan terakhir ini ketika saya melihat statistik kunjungan blog ini, postingan doa memohon kesembuhan dari penyakit selalu mejadi postingan dengan hits teratas hampir setiap harinya. Dan dari sekitar 300 postingan/tulisan/artikel terhitung hingga hari ini dengan total jumlah kunjungan blog ini yang sudah mencapai 34.900 hits lebih terlihat bahwa postingan doa memohon kesembuhan memiliki hits teratas dengan total 3.900 hits lebih hingga hari ini, itu pun belum termasuk yang tampil dalam bentuk home page / archives, padahal postingan tersebut baru diposting sejak 21 April 2012 sedangkan blog ini sudah ada sejak Februari 2010 (hampir 3 tahun).

Tentu hal ini menandakan betapa banyak orang-orang yang sedang sakit dan mereka berharap sembuh dari sakitnya, seraya mencari tahu perihal do’a apa yang merupakan tuntutan agama dan dicontohkan oleh kanjeng Nabi Muhammad SAW. Dengan harapan Allah segera mengangkat penyakitnya dan memberi kesehatan sedia kala.

544390_3452465199111_142801171_nSaya sendiri memosting doa itu kala saya sedang ditimpa penyakit yang cukup berat dan mengganggu sehingga menyebabkan harus dirawat dan sampai sekarang pun masih dalam kontrol dokter selalu (nyengir mode on:)

Yang jelas…. Penyakit memang merupakan sebuah momok menakutkan bagi manusia. Karena ia adalah perampas kenikmatan dan kekayaan. Dari semua pengalaman itu saya semakin menyadarinya (sebelumnya sih sudah sadar juga, mungkin masih kurang) bahwa penerapan pola hidup sehat merupakan sebuah hal mutlak yang tak bisa diabaikan.

Pola hidup sehat dibangun oleh tiga hal. Pola makan, Olahraga tepat dan pola pikir sehat. Namun dari beberapa tulisan dan artikel yang saya baca, saya menemukan fakta bahwa 70% penyakit disebabkan oleh pola pikir yang tidak sehat.

Pola pikir tidak sehat bukan berarti seorang itu gila. Tapi maksudnya adalah orang tersebut diliputi oleh stress berlebihan, cemas dan angan-angan yang kelewat batas yang demikian melemahkan sistem imun tubuh sehingga penyakit mudah datang dan inilah yang disebut penyakit psikosomatis/somatisasi. Teori dan pengobatan penyakit jenis ini sudah begitu banyak dan bisa kita temui dan cari di dunia maya. Namun yang praktis dan terdekat dengan diri dan jiwa kita untuk mengobati penyakit ini adalah agama. Bukan berarti orang-orang yang terkena penyakit ini menandakan agamanya buruk, tetapi mungkin faktor kepribadian yang memiliki kelainan yang diluar kendali pikiran sadar. Maka maksudnya kembali kepada agama adalah dengan kembali lebih menghayati lagi nilai-nilai spiritualitas yang diajarkan oleh agama dalam membangun kesehatan jiwa, seperti keikhlasan, tawakkal/pasrah, optimisme dan kebahagiaan serta lainnya.

Jagalah kesehatan kita karena sehat itu sangat mahal. Sehat itu sangat mahal bukan semata karena bila sakit akan menguras kekayaan kita, tetapi ketika kita kehilangan kesehatan kita maka saat itu kita sedang menjadi manusia yang tidak produktif.

Baca juga artikel terkait:

indah dan bahagianya hidup sehat

indah dan bahagianya hidup sehat

Pondok Pesantren Daarul Hikmah, Pesantren Berkualitas dengan Biaya Terjangkau

550958_4150533130373_617642294_nHarus diakui bahwa pendidikan a la pesantren adalah bagian dari perjalanan bangsa ini. Begitu banyak para ulama dan cendekiawan dari zaman dahulu hingga yang masih eksis hingga sekarang yang nota bene jebolan pesantren atau paling tidak pernah mengecap pendidikan pesantren dalam salah satu fase tingkat pendidikan formalnya.

Pesantren adalah suatu metode pendidikan asli Indonesia yang menginternalisasikan ajaran-ajaran Islam kepada santri dan santriwatinya sehingga mereka dapat menjadi pribadi muslim yang kuat keimanan dan ketaqwaannya di sisi lain juga memiliki kompetensi keilmuan sebagai bekal kehidupan mereka di dunia.

Tak sedikit orang tua yang tertarik dengan metode pendidikan ini untuk membantu membentuk anak-anak mereka dengan karakter pribadi muslim yang kokoh. Bahkan ada sebagian dari mereka yang menjadikan metode ini sebagai metode instant penanggulangan anak-anak yang memiliki permasalahan dalam akhlak dan kepribadiannya.

Namun permasalahan umum yang sering menghambat mereka untuk bisa menyertakan anak-anak mereka dalam metode pendidikan ini adalah biaya yang sering kali tidak terjangkau atau dalam kata lain hanya bisa dijangkau oleh kalangan ekonomi atas dan sebagian ekonomi menengah. Terlepas dari kritisisme kita terhadap pemerintah yang seharusnya memang bisa turut membantu mengentaskan problem ini, hal ini cukup bisa dipahami karena memang santri / santriwati yang mondok di pesantren membutuhkan biaya hidup selain itu tuntutan profesionalisme pengajar dan kebutuhan sarana yang semakin modern dan variatif dalam pengajaran berpengaruh pada biaya yang dibebankan kepada para peserta didik di lingkungan pesantren.

kh humaidy latifDi tengah fenomena ini sejumlah tokok masyarakat besserta kyai dan jajaran asaatidz menghadirkan sebuah pondok pesantren dengan fasilitas memadai, pola didik a la pesantren yang berkualitas namun dengan biaya yang relatif terjangkau bagi orang tua santri tingkat ekonomi lemah sekalipun. Karena dengan total biaya pendaftaran dan pendidikan yang hanya sebesar Rp 640.000,- (periode tahun ajaran 2012/2013) itu pun masih bisa dicicil. Meski dengan biaya relatif murah dan terjangkau bukan berarti pola pendidikan ini murahan. Semua ini berangkat dari ketulusan, idealisme dan profesionalitas para guru dan ustadz untuk berkontribusi dalam pembangunan umat. Dan di sisi lain pesantren ini dibina oleh seorang Kyai jebolan Timur Tengah (Kyai Haji Humaidi Latif, Lc) yang juga seorang tokok dan pemilik pesantren besar di Pandeglang, serta di asuh oleh para Ustadz yang merupakan alumnus Pondok Pesantren Modern Gontor.

Pesantren tersebut adalah Pesantren Daarul Hikmah, berlokasi di Jl. Stasisun KA Cicayur, Rt oo1/01, Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Tangerang, Banten. Saat ini baru menerima santri/wati untuk pendidikan jenjang SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama) dan sedang diupayakan perizinannya untuk menerima santri/wati pada jenjang SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas).

Sekilas mengenai pesantren ini disebutkan bahwa mengenai sistem pengajaran dan pendidikan adalah sebagai beriku:

Suasana pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren Daarul Hikmah tidak terlepas dari panca jiwa pondok, yaitu: jiwa keikhlasan, jiwa kesederhanaan, jiwa berdikari, jiwa ukhuwwah dan jiwa kebebasan. Memadukan antara dunia pendidikan umum dengan iklim suasana pesantren, dimana para santri akan mendapatkan pelajaran umum setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menggunakan kurikulum berbasis kompetensi, ditambah dengan pelajaran agama yang telah diformulasikan dalam wadah Kulliyyatul Mu’allimiin wal Mu’allimaat al Islaamiyyah, serta diwajibkan kepada seluruh santri untuk berbahasa Arab dan Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

Jelas ini merupakan peluang bagi calon santri/wati untuk bisa mengikuti progam pendidikan pesantren, dan bagi para orang tua yang berminat bergabung dalam keluarga besar Pesantren Daarul Hikmah mereka dapat menyertakan anak-anak mereka dalam pola pendidikan pesantren tersebut.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Pondok Pesantren Daarul Hikmah, silahkan klik link berikut: http://ponpesdaarulhikmah.wordpress.com/

dsc005354

Atur Prioritas Hidup dengan Bijaksana

Kisah Kaisar dan Penunggang Kuda

Ada seorang Kaisar yang mengatakan kepada penunggang kudanya yang setia mengabdi, apabila ia bisa mengendarai kudanya dan menjangkau wilayah sebanyak yang ia mampu, maka sang Kaisar akan memberikan wilayah sebanyak yang ia jangkau.

Tentu saja, sang penunggang kuda segera melompat naik ke atas kudanya dan secepat mungkin pergi melakukannya.

Dia terus memacu dan memacu,
Mencambuk kudanya.

Ketika ia merasa lapar atau lelah, dia tidak berhenti karena dia sangat ingin memperoleh wilayah sebanyak mungkin.

Pada akhirnya, saat ia telah menjangkau wilayah yang cukup besar, ia kelelahan dan sekarat.

Sang penunggang kuda lalu bertanya kepada dirinya sendiri, “Mengapa aku memaksa diriku begitu keras untuk menjangkau begitu banyak? Sekarang aku sekarat dan aku hanya memerlukan sebidang tanah yang sangat kecil untuk menguburkan diriku sendiri.”

PESAN MORAL,

Kisah di atas sama dengan perjalanan hidup kita.

Tiap hari kita memaksa diri dengan keras untuk mengumpulkan uang, kekuasaan atau menjadi tenar (money, power or fame).

Kita mengabaikan kesehatan, waktu bersama keluarga, sahabat, lingkungan sekitar dan hobi yang kita sukai.

Saat kita melihat ke belakang, kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita tak membutuhkan sebanyak itu, namun kita tak bisa mengembalikan waktu yang terlewatkan.

Hidup ini bukan hanya bekerja menghasilkan uang, mendapatkan kekuasaan atau ketenaran.

Bekerja diperlukan untuk bertahan hidup dan agar dapat menikmati keindahan dan kebahagiaan dalam kehidupan, juga agar kita bisa menjadi dan membagi berkat dengan orang lain.

Hidup adalah keseimbangan antara bekerja dan bermain, untuk keluarga, sahabat dan waktu pribadi. Dan yang terpenting adalah memiliki hubungan pribadi dengan Allah SWT.

Kita harus memutuskan bagaimana caranya menyeimbangkan hidup!!!

“Tentukan dan Atur Prioritas Hidup Kita dengan Bijaksana.”

shared from blackbery broadcasting

Curhat kepada Tuhan

Aduhai Allah…
Tuhan-Ku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Tuhan-Ku Yang Esa dan tempatku bergantung

Wahai Allah…
Di saat ku makin menyadari keikhlasan kepada-Mu
Ketika ku berjuang memurnikan kepasrahan hanya pada-Mu semata
Kau tambah lagi ujian atas keikhlasan dan kepasrahanku
Seolah ku merasa semua daya atur hati dan pikiranku tak cukup memadai untuk menyemai keikhlasan dan kepasrahan pada-Mu yang indah.
Seolah semua sabarku masih tak berujung untuk mengecap manis buah iman dalam keikhlasan dan kepasrahan.

Wahai Allah, Ilah-ku
Takkan pernah berhenti ku berprasangka baik pada-Mu
Ku hanya bisa meyakini semua ini adalah rencanamu untuk sesuatu yang indah pada akhirnya.
Bahkan teramat indah untuk bisa kubayangkan dalam pikiranku yang pendek.

Wahai Allah, Rab-ku
Tiada daya dan upaya yang kumiliki untuk melewati semua beratnya ujian ini.
Kecuali dengan kekuatan taufiiq dan hidayah-Mu
Maka karuniailah aku semua itu agar aku bisa terus bertahan dalam kesabaran yang begitu pendek bagi-Mu.
Sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

yang Kaya makin Kaya, yang Miskin makin Miskin

Istilah orang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin, sudah sering kita dengar. Kenyataannya fenomena itu memang benar-benar terjadi dalam kehidupan kita.

Berikut ini penjelasan singkat pakar marketing Tung Desem Waringin, bagaimana kita berpikir dan memposisikan diri sebagai orang yang kaya, menengah atau bahkan hanya sebagai orang miskin:

Mengapa orang kaya semakin kaya? Karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar, maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini di investasikan kedalam asset. Misalnya beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dan lain-lain.

Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Mengapa orang menengah bergumul terus secara finansial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran.

Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Mengapa orang miskin bablas miskin?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh:
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dan lain-lain. Semua dijalankan karena gaya hidup moderen atau tidak mau ketinggalan zaman.

Pertanyaannya: Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

Semoga bermanfaat, Saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat!

Sumber: DetikCom