Curug Citambur

image

Terletak di Kabupaten Cianjur menjelang perbatasan dengan Kabupaten Bandung. Jarak dari jakarta sekitar 200 km, dapat ditempuh melalui Bandung melewati Ciwidey atau langsung melewati Cianjur. Overall jarak keduanya hampir sama, namun bila melewati Bandung tentu jalurnya lebih ramai dan padat sampai melewati Rancabali. Bila melewati Cianjur, selepas Cianjur kota kita akan dihadapi jalanan yang lebih lengang dan naik turun perbukitan.

image

Mungkin dinamakan Citambur (ci=air, tambur=drum) karrna suara air terjun ini yang keras seolah drum yang ditabuh, dan memang saja air terjun ini jatuh dalam kungkungan lembah yang bila didekati suaranya dan hempasannya begitu luar biasa, saya sampai mengistilahkan hujan abadi di radius 100-200 meter disekitarnya, sampai-sampai susah sekali mengambil panorama air terjun ini dengan handphone dikarenakan hujan abadi tersebut.

Memasuki curug Citambur anda akan dikenakan retribusi 7.000 rupiah ditambah parkir kendaraan. Air terjun ini masih jarang dikunjungi sehingga tidak terlalu ramai pengunjung sekalipun memang tidak sesepi dan seterpencil curug Malela yang terletak dekat perbatasan Bandung-Cianjur juga.

image

Well… kesan yang saya rasakan ketika kesana adalah, keperkasaan Tuhan yang terlihat dari ciptaan-Nya di alam semesta ini sehingga membuat saya begitu lemah di hadapan-Nya. Di sisi lain juga memasuki daerah ini saya merasakan sekali nuansa pedalaman Cianjur yang begitu kental nuansa pedesaannya dan jauh dari hingarnta Puncak atau Cipanas yang selama ini menjadi tujuan utama wisata di Cianjur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s