Menikmati Penyakit dan Ikhlas di atasnya

Ingatlah saat Anda sakit

1. Jangan mengeluh. Yakinlah bahwa apa saja yg menimpa diri anda baik yang menyenangkan atau sebaliknya sudah ditakdirkan Allah.

”Sesungguhnya apa yg Allah takdirkan menimpa anda tidak akan meleset dari diri anda. Dan apa yang Allah takdirkan meleset dari diri anda, tidak akan menimpa anda” (HR.abu Daud)

2. Menyadari bhw semua ketentuan Allah adalah baik, tidak ada yg jelek. Seringkali kita mengucapkan
“subhanallah” yg berarti maha suci Allah. Apa maksudnya? Maksudnya adalah Allah maha sempurna sehingga semua yg berasal dari Allah itu sempurna, tdk ada cacat, buruk, aib, terdapat kekurangan,dll..

“Boleh jadi kamu tdk menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu, Allah mengetahui sementara kalian tidak mengetahui” (QS. Albaqarah 216)

3. Sakit adalah tanda seseorang dicintai Allah.

“Barang siapa yg Allah kehendaki kebaikan ada pd dirinya, DIA akan memberinya musibah” (HR.bukhari)

“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-NYA niscaya Allah akan menyegerakan musibah baginya di dunia, dan jika Allah menghendaki keburukan bagi hambaNYA niscaya Allah membiarkannya dengan dosanya sehingga Allah membalasnya pada hari kiamat” (HR.At-Tirmidzi)

4. Sakit adalah sarana seseorang mengetahui betapa bernilainya nikmat kesehatan.

“Sehat itu mahkota diatas kepala org yg sehat, tdk ada yg bisa melihatnya kecuali org yg sakit”

5. Jika anda merasakan sangat menderita dengan sakit yang anda alami, ketahuilah bahwa anda bukanlah orang yg paling menderita, banyak orang lain yang lebih menderita karena sakitnya.

“Lihatlah org yg lebih rendah dari kalian, janganlah melihat yang lebih tinggi, dengan demikian kalian tidak akan memandang rendah nikmat Allah” (HR.muslim)

6. Jika sakit yg anda derita terasa paling berat dibandingkan dengan orang-orang sakit di sekitar anda, berharaplah semoga hal itu adalah tanda bahwa anda lebih dicintai Allah.

Nabi ditanya ttg siapakah yg paling berat cobaannya? Beliau menjawab; “Para nabi kemudian yang semisalnya dan yang semisalnya. Seseorang itu diberi cobaan sesuai tingkatan keimananya. Jika imannya kuat maka cobaannya besar dan jika imannya lemah maka dia diuji sesuai kadar imannya. Seorang hamba senantiasa diberi cobaan sehingga dia berjalan di muka bumi tanpa dosa” (HR.Tirmidzi)

7. Bersabarlah ketika anda sakit.

“Tidaklah sakit, keletihan, dan kesedihan menimpa seorang mukmin hingga kecemasan yg meliputinya melainkan dihapuskan kesalahan-kesalahannya” (HR.Muslim)

“Mengagumkan urusan org mukmin itu, sesungguhnya seluruh urusannya baik, tidak ada orang yg bisa demikian kecuali orang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan dia bersyukur maka itu baik baginya dan jika mendapatkan perkara yg tdk menyenangkan dia bersabar maka itu juga baik baginya” (HR.Muslim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s