Bersedekahlah, Bersahajalah dan Bijaksanalah

“ Hendaklah orang yang mempunyai keluasan harta berderma menurut kemampuannya , “
ditujukan kepada mereka yang telah sampai kepada Allah.

“ Dan siapa yang disempitkan rezekinya , hendaknya mendermakan apa yang diberikan Allah kepadanya” ( QS. 65:7 ) , ditunjukan kepada mereka yang tengah menuju Allah.”

***
DALAM SETIAP tahapan perjalanan menuju-Nya dibutuhkan kesadaran untuk memberi manfaat kepada sesama .
Mereka yang telah “ melampaui “ perjalanan
dan mendapatkan keluasan dalam pengetahuan
( tercerah ) sangatlah dianjurkan oleh-Nya
untuk mau “ melayani “ sesama .

Sebagaimana layaknya pelayan ,
apapun kebutuhan orang yang dilayani seyogyanya mampu ia penuhi .
Sebab , semakin sering dan tulus melayani ,
ia akan menemukan kemurahan-Nya makin berlimpah .
Tidak ada upah yang ia harapkan ,
karena hatinya telah menjadi gudang kekayaan itu sendiri .

Sedangkan mereka yang masih “ melewati “
dan masih memiliki banyak kekurangan ,
cukuplah bagi nya membiasakan “ berbagi “ .
Tidaklah pantas bila kita yang seharusnya sudah “ melayani “ malah bersikap sekadar “ berbagi “

Dan sungguh tidak bijaksana bila kita yang baru mampu “berbagi”
malah memaksakan diri untuk “ melayani “ .
Karena itu , bersikap wajarlah agar tidak kecewa.

(Ibnu ‘Athaillah, Al-Hikam )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s