Final Result MotoGP Qatar 2012 – Jadi Raja Baru Losail, Lorenzo Tebar Ancaman untuk Merebut Juara Dunia 2012

MotoGP musim 2012 baru saja dimulai di sirkuit Losail, Qatar. Menghasilkan Jorge Lorenzo sebagai juara baru di sirkuit ini sekaligus menggusur dominasi Casey Stoner yang biasanya menjadi langganan juara di sirkuit tersebut. Hal ini juga sekaligus sebagai psy war dan ancaman bagi perebutan juara dunia MotoGP 2012. Mengapa demikian, karena memang dari hasil race perdana ini potensi, kekuatan dan kelemahan masing-masing pembalap melalui perpaduan dengan motor-motor mereka terlihat simulatif dalam sebuah persaingan yang sesungguhnya. Sebagaimana hal itu terlihat pula pada musim 2011 di sirkuit yang sama.

Paket motor Yamaha sepertinya sangat friendly menerima perubahan sematan mesin dari 800 cc (2011) ke 1.000 cc (2012). Hal ini terbukti dari kompetitifnya pembalap-pembalap mereka di Losail seperti Lorenzo yang menjadi juara, Crutchlow dan Dovizioso masing-masing di posisi 4 dan 5. Terlihat begitu mulusnya Yamaha YZR-M1 melahap tikungan. Sedikit kelemahan M1 adalah top speed-nya di straight yang kalah dibandingkan Ducati (Desmosedici GP12) dan Honda (RC213V). Namun berkat skil dan mental pengendaranya kelemahan ini menjadi hampir tidak berarti, terbukti Lorenzo yang merupakan pembalap kuat dan bermental tinggi mampu menjadi juara melalui momen overtaking terhadap Stoner dan Pedrosa di tikungan. Begitu pula Crutchlow dan Dovizioso (posisi 4 dan 5) yang hampir tak tersentuh oleh pesaing-pesaing sekelasnya dari pabrikan lain seperti Hayden (Ducati, 6), Bautista (Honda Gresini, 7), Bradl (LCR Honda, 8) dan Barbera (Ducati Pramac, 9)

Honda khususnya Repsol Honda, setelah begitu mendominasi di musim 2011, kali ini mengalami problem serius pada paket motornya setelah mengalami perubahan mesin ke 1.000 cc. Sebagaimana yang dikeluhkan Stoner sehari menjelang race di Losail mengenai chatter (getaran) yang muncul ketika memasuki tikungan. Stoner kali ini hanya sanggup berada di posisi 3. Di lap-lap awal problem chatter ini masih sedikit tertutupi oleh keberanian Stoner memaksimalkan motornya dan kondisi ban yang masih bagus, terbukti ia mampu menyalip Lorenzo yang memang sudah start dari posisi pole bahkan sempat meninggalkan Lorenzo 1,9 detikan. Namun pada lap-lap akhir keberanian tersebut justru menjadi bumerang bagi Stoner. Motor dengan problem chatter yang begitu dipaksakan sangat membuat boros ban sehingga pada akhir-akhir race performa Stoner pun semakin kendor sehingga disalip kembali oleh Lorenzo. Di sini terlihat kelemahan Casey Stoner sebagai pembalap yang kurang siap menerima problem motornya – sebagaimana yang pernah terjadi ketika ia di Ducati dulu -, dan strategi yang memang kurang tepat.

Berbeda dengan Dani Pedrosa rekan setimnya yang nampaknya lebih stabil. Ia cukup mampu mengimbangi Lorenzo. Ia sempat mengovertake Lorenzo di straight kemudian diovertake kembali ditikungan. Bahkan sebenarnya ia merasa mampu menjadi juara di Losail terlihat dari ekspresi kekecewaannya di akhir balapan. Namun karena waktunya terbuang untuk melewati Stoner terlebih dahulu sehingga lap yang tersisa tidak cukup untuk mengejar Lorenzo yang makin didekatinya.

Untuk Ducati, nampaknya masih belum bisa mengandalkan sang legenda, juara dunia 7 kali, Valentino Rossi yang juga masih belum mampu keluar dari problem chatter motornya yang memang sudah dikeluhkan dari tahun sebelumnya. Justru Hayden lah yang signifikan tuk diandalkan oleh Ducati untuk mencoba bersaing di papan atas.

Well… Berkaca dari kasus Honda dan Ducati tahun ini khususnya sementara ini di Losail, Qatar, istilah “power is nothing without control” benar-benar berlaku. Honda dan Ducati yang unggul di power dan top speed tak mampu mengalahkan Yamaha melalui perpaduan kestabilan motor, skil, teknik dan strategi pembalapnya.

Sedangkan untuk pembalap-pembalap CRT (Claiming Rule Team) nampaknya masih hanya menjadi penggembira untuk meramaikan peserta MotoGP musim ini saja meskipun Colin Edward (Suter) mampu mendekati pembalap prototype yang paling lambat – Ben Spies (Yamaha) – hampir 1 detikan, namun hal itu sepertinya dikarenakan adanya problem yang sedang dialami Ben Spies itu sendiri

COMMERCIALBANK GRAND PRIX OF QATAR

MotoGP Race Classification 2012

Pos/Points/Num./Rider/Nation/Team/Bike/Km/h/Time/Gap

1/25/99/Jorge LORENZO/SPA/Yamaha Factory Racing/Yamaha/166.2/42’44.214
2/20/26/Dani PEDROSA/SPA/Repsol Honda Team/Honda/166.1/+0.852
3/16/1/Casey STONER/AUS/Repsol Honda Team/Honda/166.0/+2.908
4/13/35/Cal CRUTCHLOW/GBR/Monster Yamaha Tech 3/Yamaha/165.1/+17.114
5/11/4/Andrea DOVIZIOSO/ITA/Monster Yamaha Tech 3/Yamaha/165.0/+17.420
6/10/69/Nicky HAYDEN/USA/Ducati Team/Ducati/164.3/+28.413
7/9/19/Alvaro BAUTISTA/SPA/San Carlo Honda Gresini/Honda/164.3/+28.446
8/8/6/Stefan BRADL/GER/LCR Honda MotoGP/Honda/164.3/+29.464
9/7/8/Hector BARBERA/SPA/Pramac Racing Team/Ducati/164.2/+31.384
10/6/46/Valentino ROSSI/ITA/Ducati Team/Ducati/164.0/+33.665
11/5/11/Ben SPIES/USA/Yamaha Factory Racing/Yamaha/162.6/+56.907
12/4/5/Colin EDWARDS/USA/NGM Mobile Forward Racing/Suter/162.5/+58.088
13/3/14/Randy DE PUNIET/FRA/Power Electronics Aspar/ART/161.7/+1’10.650
14/2/68/Yonny HERNANDEZ/COL/Avintia Blusens/BQR-FTR/161.4/+1’15.943
15/1/41/Aleix ESPARGARO/SPA/Power Electronics Aspar/ART/160.7/+1’26.733
16/-/22/Ivan SILVA/SPA/Avintia Blusens/BQR-FTR/159.7/+1’43.327
17/-/54/Mattia PASINI/ITA/Speed Master/ART/159.5/+1’47.419
18/-/77/James ELLISON/GBR/Paul Bird Motorsport/ART/159.2/+1’51.882
-/-/51/Michele PIRRO/ITA/San Carlo Honda Gresini/FTR/110.6/7 Laps

Not Classified

9/Danilo PETRUCCI/ITA/Came IodaRacing Project/Ioda/158.8/7 Laps
17/Karel ABRAHAM/CZE/Cardion AB Motoracing/Ducati/154.0/15 Laps

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s