Kelalaian Marshal Membuat Marquez Terancam Gagal Menjadi Juara Dunia Moto2

Pada sesi latihan pertama Moto2 seri Malaysia di Sepang hari Jum’at lalu, Marc Marquez (Catalunya Caixa) dan dua pembalap lainnya Jules Cluzel (NGM Forward Racing) dan Bradley Smith (Tech 3 Racing) mengalami crash yang cukup keras di salah satu sudut yang basah sirkuit Sepang.

Setelah melalui penyelidikan, race direction menemukan fakta bahwa marshal sirkuit sepang telah lalai memberitahukan melalui pengibaran bendera untuk menunjukkan bahwa sudut tersebut basah dan berbahaya. Atas kelalaian ini menyebabkan jatuhnya 3 rider Moto2 cukup keras bahkan Bradley Smith harus mengalami patah tulang selangka. Atas insiden tersebut organizer sirkuit Sepang didenda 15.000 Euro.

Bagi Marquez sendiri, kelalaian marshal tersebut telah menyebabkan dirinya terancam meraih juara dunia Moto2 tahun ini. Bagaimana tidak, akibat insiden tersebut Marquez memutuskan tidak ikut latihan kedua dan ketika demi alasan recovery cideranya, dan meskipun ia paksakan mengikuti kualifikasi namun hasilnya sangat mengecewakan, ia harus puas berada di urutan 36, 5 detik jauh lebih lambat dari rival utamanya yang juga sedang mengincar juara dunia Stefan Bradl (Viessmann Kiefer Racing) yang menempati urutan kedua kualifikasi.

Bila Bradl mampu menjuarai race Sepang dan Marquez tidak mampu finish minimal di posisi ke-13 maka gelar juara dunia sudah dikunci oleh Bradl. Tentu hal ini bukan sesuatu yang sulit terjadi mengingat kondisi Marquez yang cedera dan sangat tidak fit, terbukti di kualifikasi ia tak sanggup bersaing dengan pembalap papan atas atau menengah sekalipun. Berbeda dengan seri Australia lalu dimana Marquez yang start di posisi paling buncit karena penalti namun mampu finish di podium 3 karena memang kondisinya cukup baik.

Yang jelas race Moto2 Sepang kali ini akan menjadi race yang sangat krusial bagi 2 pembalap tersebut. Bagi Marquez dan timnya sendiri tentu tengah dilimbungi oleh kekhawatiran gelar juara dunia kali ini gagal diraihnya setelah konsistensi Marquez terlihat begitu gemilang semenjak seri ke-4 di Le Mans Prancis hingga sekarang mampu menjuarai 7 race dan 11 podium. Namun kerja keras tersebut gagal hanya karna kelalaian seorang marshal sirkuit. Pantas saja Dorna mendenda pihak penyelenggara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s