Sunnatullah Kehidupan Da’i akan Berbenturan Dengan Arogansi Penguasa

Sudah menjadi garis yang ditakdirkan Allah bahwa kehidupan seorang da’i tak akan pernah tenang dari ancaman otoritarianisme penguasa. Kalaulah kehidupan seorang da’i bisa begitu nikmat dengan rumah mewah, kendaraan mewah bahkan bisa jalan-jalan kesana kemari dengan wanita yang diklaim pacarnya menggunakan mobil mewah kemudian diliput oleh sejumlah infotanment, tentu hal ini akan memberikan gambaran bahwa pesan dakwah yang disampaikan hanyalah argumen-argumen ringan mengenai kulit-kulit ajaran Islam yang tak lebih berupa pesan-pesan moral an sich. Namun inti ajaran Islam yang hendak memakmurkan bumi dengan komprehensifitas ajarannya justru tak tersentuh sama sekali.

Baru saja beberapa tahun terakhir ini kehidupan da’i sedikit ditenangkan dengan adanya orde reformasi yang begitu memberikan keleluasaan kepada mereka untuk bergerak dan beraktivitas menyampaikan pola pikir mereka tentang ajaran Islam yang mereka pahami secara komprehensif. Kini mereka sudah mulai dihantui lagi oleh undang-undang intelijen yang notabene arogan dan representasi dari benturan ideologi serta reaksi dari islamophobi. Dimulai dari kasus-kasus peledakan bom yang entah siapa sebenarnya pelakunya bahkan bisa jadi hal itu hanya rekayasa sematauntuk memuluskan agresifitas intelijen mengcounter attack pemikiran Islam, kemudian dengan alasan keamanan dibuatlah undang-udang intelijen yang sudah dikritisi melanggar hak asasi manusia.

Dan kini agresifitas itu mulai terlihat dari pencekalan buku-buku yang dianggap berbahaya bagi keamanan negara, razia di sejumlah toko buku seperti yang diberitakan Islamedia. Bukan tidak mungkin berikutnya intelijen akan dengan seenaknya memasuki rumah para da’i yang tulus dan ‘haq’, menggeledah rumahnya entah untuk mencari bukti-bukti yang dianggap mengancam keamanan negara bahkan menjebloskan da’i tersebut langsung ke penjara.

Namun ancaman ini tidak akan berlaku bagi da’i-da’i selebritis yang tak pernah menyentuh intisari ajaran Islam dalam bentuk dakwah dan pengajaran mereka. Justru mereka akan semakin populer tampil di media dan menambah pundi-pundi harta mereka hasil dari banyolannya mengenai ajaran Islam.

Semoga Allah menampilkan yang haq itu adalah haq dan mencerai beraikan kezhaliman serta menyibukkan tangan-tangan orang yang zhalim dengan tangan-tangan orang zhalim pula.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s