Marc Marquez Terkena Penalti, Pimpinan Klasemen Pembalap dan Juara Dunia akan Lepas Darinya?

Pada sesi latihan kedua gelaran Moto2 seri Australia terjadi tabrakan keras antara Marc Marquez dengan pembalap asal Thailand Ratthapark Wilairot. Tabrakan terjadi sesaat setelah chequered flaq dikibarkan untuk kedua pembalap ini dimana Marquez menghantam keras Wilairot dari belakang.

Setelah melakukan review terhadap insiden tersebut, race direction memutuskan Marquez bersalah karena melakukan ‘irresponsible manner’ (berkendara tanpa bertanggungjawab) yang menyebabkan bahaya bagi pembalap lain, hal ini merupakan pelanggaran pasal 1.21.2 regulasi kejuaran dunia di bawah FIM. Atas dasar tersebut Marquez dijatuhi hukuman 1 menit tambahan bagi lap time kualifikasinya besok.

Hukuman ini menjadi sangat riskan baginya karena kemungkinan besar posisi pimpinan klasemen yang baru saja direbutnya dari Stefan Bradl di Motegi lalu, akan kembali melayang ke tangan Bradl karena saat ini Bradl hanya terpaut satu poin saja dari Marquez.

Berbeda dengan MotoGP, Moto2 merupakan ajang balapan motor prototype dengan spek mesin sama semuanya, yaitu sama-sama bermesin 600 cc keluaran Honda, hanya sasis yang membedakan motor-motor tersebut. Bila di Motegi lalu dalam seri MotoGP, Stoner bisa dengan mudah melewati pembalap-pembalap lain setelah kehilangan waktu karena keluar lintasan dan bisa kembali ke posisi tiga. Atau Dovizioso dan Simoncelli yang bisa kembali berjaya di posisi 4 dan 5 setelah kena penalti. Hal itu terjadi karena motor-motor yang mereka gunakan jauh lebih kompetitif dibandingkan motor-motor lainnya karena berbeda mesin. Tentu hal ini sulit terjadi di Moto2, Maka sangat sulit bagi Marquez tuk mendekati Bradl apalagi melewatinya kalau bukan karena Bradl crash out.

Keriskanan ini diperparah lagi dengan hanya tersisa 2 seri untuk menyelesaikan kejuaran dunia Moto2 ini. Coba kita bayangkan, dengan tambahan 1 menit bagi lap time kualifikasinya tentu dapat dipastikan ia akan start paling belakang, dengan spek mesin yang sama di antara para pembalap, sudah cukup sulit bagi Marquez untuk meraih 1 poin saja di Australia ini, dan bila Bradl berhasil meraih podium maka ia akan merebut pimpinan Klasemen dengan perkiraan unggul 20 poin dari Marquez. Lalu di dua seri tersisa selanjutnya Meskipun akan dimenangkan oleh Maruez, mungkin sudah cukup bagi Bradl meraih podium kedua di dua seri tersisa tersebut untuk mengantarkannya meraih juara dunia Moto2 musim ini.

Beginilah sebuah kompetisi, menuntut konsentrasi penuh tanpa kelalaian sedikitpun bagi seorang pembalap meskipun ia sudah di atas angin.  Apakah hal ini menunjukkan ketidak siapan Marquez sang debutan Moto2 mengatur ritme mentalnya, seperti di awal-awal kejuaran 2011 ini ia sering terjatuh. Teramat sangat disayangkan sikap ini baginya, ditengah rencana promosinya ke kelas MotoGP tahun depan.

3 responses to “Marc Marquez Terkena Penalti, Pimpinan Klasemen Pembalap dan Juara Dunia akan Lepas Darinya?

  1. Memang benar apa yang dikatakan manajer suppo, kalo marquez sebaiknya tetap di moto2 setaon agar mentalnya lebih matang. terbukti kan

    • Setuju bro, cuma sayang aja krn marquez sedang on fire prestasinya n ngedapatin momentum perpindahan spek mesin motogp ke 1000 cc yg notabene mayoritas pembalap motogp masih newbie juga.

      • emang dilema bagi marquez serba salah pokoknya..kalo mnurut ane mikirnya yang jangka panjang aja, persiapan mental dan skil yang lebih matang adalah awal dari kemenangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s