Quality Control Pertamina…!!! Waspadalah…!!!

Anda pasti sudah sering mendengar kasus tabung gas pertamina yang dijual ke masyarakat terutama yang 3 kilo-an meledak hingga menimbulkan korban. Tentu semua kejadian itu membuat kita yang juga menjadi konsumen pertamina merasa khawatir terhadap penggunaan gas di rumah kita.

Entah salahnya dimana atas kejadian tersebut, tapi yang jelas saya sering kali mengalami masalah dalam penggunaan tabung gas Elpiji Pertamina. Sehingga selalu menimbulkan kekhawatiran akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maklum, kita sedang bermain dengan gas yang mudah terbakar dan meledak, bahkan bisa lebih berbahaya dibanding bensin sekalipun. Karna bensin masih tercium dan terlihat sedangkan gas hanya tercium namun tak terlihat.

Ada dua masalah yang sering atau pernah saya alami ketika menggunakan tabung gas Elpiji Pertamina. Pertama adalah silk karet didalam mulut tabung gas sering kali saya temukan rusak, sobek atau sudah tidak membulat sempurna rongganya. Hal ini menyebabkan mulut tabung tidak bisa mempress penetrasi regulator secara sempurna, sehingga gas tidak keluar sempurna menuju regulator dan selang tapi sebagian bocor keluar. Permasalahan ini lah yang sering saya alami, maka sering kali saya menstok silk karet yang masih bagus untuk menjaga-jaga kalau dapat tabung gas yang silk karetnya rusak.

Permasalahan kedua yang baru saja saya alami adalah ketika segel gas saya buka ternyata ada beberapa karet gelang yang dililit di mulut tabung. Nampaknya karet ini hasil kreatifitas pengguna sebelumnya untuk mensiasati mulut gas yang terbuat dari besi kuningan itu rusak. Namun pertanyaannya, kok ketika tabung ini diisi ulang pihak pertamina tidak memperhatikan ya bahwa tabung tersebut sudah rusak tidak layak pakai karna akan menyebabkan kebocoran, hal ini terbukti dengan masih adanya beberapa karet gelang yang diikat ke mulut tabung dan terbungkus oleh segel.

Saya penasaran sejauh mana kerusakan tabung ini, karet-karet gelang tersebut saya buka kemudian regulator saya pasang dan ternyata benar, bau gas yang menyengat keluar disertai bunyi mendesis yang cukup kuat, menandakan kebocoran gas cukup besar.

Pemerintah yang mengkampanyekan penggunaan produk dalam negeri semestinya diimbangin oleh quality control Pertamina yang selalu hati-hati menjaga kualitas produknya, terlebih lagi bila kelalaian tersebut bisa menimbulkan kerusakan yang tak sedikit, bahkan nyawa bisa melayang karna kurangnya control terhadap produk tersebut. Jadi sekali lagi, quality control Pertamina…!!! Waspadalah…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s