Kepada YTH Kehidupan

Adakah pengorbanan yang lebih besar

daripada kuat dan hangatnya aliran darah pemuda

Adakah pengorbanan yang lebih besar

dari kecenderungan, hasrat dan kesempatan untuk mendapatkannya

Sangat BODOH, DUNGU yang berkata “telah banyak yang aku korbankan”

tapi cuma sekedar pecahan-pecahan rupiah

yang dipikirkan adalah bagaimana dihargai

tidak terpikir bagaimana menghargai pengorbanan yang dinikmatinya

Aduhai kehidupan, adakah lagi waktumu

untuk melihat wajah yang sejuk

untuk menyandar dada yang rindang

untuk menyemangatkan kata-kata curahan

Kenalilah dirimu, niscaya kau tahu nikmat pengorbanan yang untukmu

tetap saja kau terombang ambing dalam kedunguan itu

tak sadarkah kau betapa berkaratnya dosa itu

ketidak sabaranmu dosa baru di atas karat dosa itu

Bila ada tiga tahapan untuk meluruskan

setelah dua tahapan itu aku simpan pukulan untuk saatnya

karna ku tahu saat ini ia tak berarti apa-apa

kerasnya ia berada di atas lemahnya kewibawaan

Tunggulah saat itu wahai kehidupan

sebagaimana engkau hanya menunggu taufiq dan hidayah

28 September 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s