Antara Dua Gelombang

Kalian mengaku menyembah Tuhan yang sama

Kalian menyanjung Nabi yang sama

Merasa menapaki jalan serupa

Saling menunjuk arah yang tak beda

 

tapi kalian tegak dalam kepongahan rasa

bersekutu dalam batas-batas jahiliyah

hanya menikmati sebatas canda

pada akhirnya kalian buta akan ketulusan

 

mereka …. tak pernah mengklaim sebuah idealisme

mereka tak berjalan di atas konservatisme

namun begitu indah senyum yang mereka lempar

begitu berbicara tawa mereka

ungkapan pikiran, hati dan kata-kata mereka

jelas, jujur dan bijaksana

meski sesaat …. sesaat ….sesaat….

 

 

saudaraku …. marilah kita menyimpulkan

dan wahai jiwa tunduklah menangkap hikmah

karna semua kembali padamu

saat hari dimana kau tak memperdulikan mereka

semuanya hanya kembali kepadamu

 

4 Desember 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s