Ketika Sesuatu Hampir Absolut

Ada seorang istri shalihah yang ketika berbuat salah kepada suaminya, ia bersedih menangis kemudian berkata: ini kedua tanganku kuserahkan padamu bila kau ingin memotongnya yang penting kau ridha. Bahkan Rasulullah SAW hampir-hampir menyuruh seorang istri bersujud kepada suaminya, hanya saja Allah melarang sujud sesama manusia.

Itulah gambaran sesuatu yang hampir saja menjadi absolut. Ya … itulah ketaatan seorang wanita kepada suaminya. Karna suami adalah kunci surga baginya, wanita tidak diwajibkan jihad (perang) sebagai jalan yang mudah mengantarkan ke surga. Namun cukup dengan ketaatan yang hampir mutlak itu Rasulullah SAW mengabarkan ketaatan seorang wanita yang akhirnya masuk surga beserta ibunya, hanya karna sang wanita tidak mau menemui ibunya karna perintah suaminya.

Ketaatan terhadap makhluk yang sering digambarkan dalam terminologi islam adalah “thau’an wa karhan” (baik dalam keadaan senang hati maupun tidak suka) selama bukan perintah untuk bermaksiat. Inilah ketaatan kepada ulil amri (pemegang urusan), ketaatan kepada ulil ‘amri disandingkan dengan absolutistik ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya dalam satu ayat. Dan seorang suami adalah salah satu ulil amri bagi wanita, karna dia adalah pemimpin wanita tersebut.

Namun sering kali wanita yang memang seolah tabi’atnya dipenuhi dengan emosi, sulit untuk melaksanakan perintah ini. Mungkin disinilah letak tantangannya. Kekecewaan yang semakin menumpuk dalam diri suami bisa menjadi bumerang baginya. Ada seorang nenek yang menasehati seorang yang lebih muda darinya, seraya mengatakan “hormatilah suami sepenuhnya, karna laki-laki itu langkahnya panjang”. Ya karna sang suami bisa dalam sekejap merubah hidup istrinya menjadi neraka di dunia dan penyesalan yang amat mendalam.

Kita tidak sedang berbicara toleransi sang suami kepada istri dengan segenap kasih sayang dan kelembutannya, karna hal itu adalah bab tersendiri yang juga butuh penjelasan yang lebih detil dan unik.

Semoga menjadi wanita shalihah

wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s