Ku Panggil Kau “Jiwa”

Kau memang manusia

Dengan kewajaran kau alpa

Namun kau jiwa

Tempat iman datang mendera

Untuk kesekian kali kau menyapa

Karma kau sadar Ia tak pernah berpaling

Dan yang selalu kau tanya

Apakah pada akhirnya kau bersama ridha-Nya

Baiklah, dan tak ada salahnya

Kau gores lagi titik-titik bahasa

Gambar azzam dan taubat

Rupa niat dan tawakkal

Dengan harap ia akan menjadi jejak

Bilamana kau salah melangkah lagi

Kini ku panggil kau Jiwa

Wahai garis-garis hidup dalam pena

Karna kau adalah semburat iman

Hari demi hari hingga akhirnya kau mati

Semoga tetes tinta terakhirmu

Tak ada nama lain yang kau toreh

Kecuali ALLAH

Dukuh, 16 November 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s