Mati Rasa

hingga air mata pun berganti darahEntah apa yang kurasa
dan yang harus ku ungkap
demi melihat kejadian nyata
di hari tak terduga

pikiranku menukik tajam
menghantam tanah gersang
menyimbahkan cita dan harap
hingga melelehkan asa

begitu lambat kujejaki tapak2 waktu
hatiku mencapai titik hampa
ruang kosong tak bermakna
terjun bebas menanti titik nadir derita

darimana ku harus memulai
membangun kembali jiwa yang runtuh
menghapus sesak2 di dada
dan hadir sedia kala

memaaaang…
gemuruh ini pernah berlalu
bersimpuh dalam munajat hamba
dan kerindangan ibadah

gemuruh kini di samudera luas
kulupakan, tapi dia mengingatkan
kudekati, tapi dia terpaku
dalam diam dan bimbang

tenangkan saja hatiku
dengan lirih2mu
karena cukup membalur jiwa yang gerah
dan menghangatkan hati yang beku

18 Juli 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s